
Pertemuan antara Presiden Rusia, Vladimir Putin dengan Komisi Militer China, Zhang Youxia pada 8/11./
Jawapos.com – Presiden Rusia Vladimir Putin memuji kerja sama militer teknologi tinggi dengan China pada pertemuan di Moskow.
Sebelumnya, Vladimir Putin memang melakukan pertemuan dengan wakil ketua komisi militer pusat China, Jenderal Zhang Youxia pada 8/11 di Novo-Ogaryovo.
Saat menerima jenderal Zhang, ia didampingi oleh Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu.
Pemimpin negeri beruang tersebut menyampaikan harapan terbaiknya kepada Xi Jinping bahwa kedua negara telah mengembangkan persahabatan yang baik.
Kedua negara ini telah mendeklarasikan kemitraan tanpa batas pada Februari 2022 ketika Presiden yang terkenal dengan kata “uuraaa” tersebut mengunjungi Beijing beberapa hari sebelum perang dengan Ukraina.
Lantas, apakah pertemuan tersebut akan menjadikan sebuah aliansi militer antara negeri bambu dan beruang?
Dalam hal ini, Putin menjelaskan bahwa kerja sama militer yang dilakukan dengan Tiongkok bukanlah untuk membangun aliansi militer.
“Rusia dan Tiongkok tidak membangun aliansi militer apapun seperti Perang Dingin,” kata Putin kepada Zhang di kediamannya di Novo-Ogaryovo di luar Moskow, seraya menambahkan bahwa hubungan Rusia-Tiongkok adalah kekuatan yang menstabilkan dunia.
Adapun kerja sama yang dilakukan adalah bidang teknis militer dan teknologi tinggi.
“Tentu saja, kerja sama kami, kontak kami di bidang militer dan teknis militer juga menjadi semakin penting, sedangkan untuk kerjasama teknis militer, di sini, tentu saja, pekerjaan kami di bidang teknologi tinggi adalah yang utama,” kata ujarnya.
Sementara itu, Jenderal Zhang juga memuji pemimpin Rusia itu dalam pertemuan tersebut.
Ia mengatakan bahwa Tiongkok sangat menghormati Rusia yang tetap kokoh meski dijatuhi sanksi oleh barat.
“Federasi Rusia, di bawah kepemimpinan Anda, dengan keras kepala menghadapi sanksi Barat, yang menunjukkan bahwa tidak ada kesulitan yang membengkokkan Anda dan Rusia, Untuk ini, pihak Tiongkok menyatakan rasa hormatnya kepada Anda ,” kata Zhang.
Sebagai informasi, Amerika Serikat (AS) pernah menyebut Rusia dan China sebagai ancaman dan pesaing terbesarnya.
Presiden AS, Joe Biden juga berpendapat, persaingan di abad ini akan ditentukan oleh negara Demokrasi dan Otokrasi.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
