Warga Palestina berjalan melewati gedung-gedung yang hancur akibat pemboman Israel di kamp pengungsian al-Zahra, di pinggiran Kota Gaza, Jumat (23/10).
JawaPos.com - Setelah melakukan serangan terhadap rumah sakit, masjid, gereja, sekolah, dan tempat pengungsian. Israel terus memperketat akses bantuan untuk masuk ke daerah kantong di Gaza, Palestina.
Meski sudah mendapat kecaman dari dunia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Perdana Menteri Israel, Netanyahu tampak tidak peduli dan terus membombardir Gaza tanpa pandang bulu.
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan sangat mengutuk tindakan kejam Israel. Dirinya mengatakan akan melakukan segala cara untuk membawa Israel ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas pelanggaran HAM dan kejahatan perang tersebut.
Turki sendiri sebelumnya memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, namun sejak perang para 7 Oktober lalu, Turki langsung memutuskan hubungannya dengan PM Israel itu.
Baca Juga: Media Asing Soroti Aksi Bela Palestina di Monas yang Dihadiri Lebih dari 2 Juta Penduduk Indonesia
Dikutip JawaPos.com dari Antara, Erdogan mengungkapkan bahwa kini Israel tidak hanya dibenci dunia namun juga telah kehilangan dukungan dari rakyatnya sendiri.
“Saya telah mengatakan sesuatu dalam pidato saya, bahwa kami akan mendukung Palestina dan berinisiatif untuk menghadap ke Mahkamah Pidana Internasional dan membawa Israel yang telah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) serta melakukan kejahatan perang. Otoritas-otoritas kami terutama kementerian luar negeri akan melaksanakan tugas ini,” Ucap Erdogan.
Setelah menghadiri pertemuan dengan organisasi Negara-Negara Turki, Erdogan juga mengatakan bahwa Ankara siap bertindak sebagai “negara penjamin” bagi Gaza di tengah agresi Israel yang terus berlanjut.
Terbaru, Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich menegaskan jika bahan bakar dilarang masuk ke Jalur Gaza.
PBB dan organisasi-organisasi internasional memperingatkan Israel bahwa hal tersebut bisa berdampak buruk bagi dan dapat meningkatkan bencana kemanusiaan di Gaza, Palestina.
Pengepungan yang telah dilakukan Israel terhadap Jalur Gaza ini telah menyebabkan pasokan kebutuhan pokok bagi 2,3 juta penduduk Palestina semakin menipis.
Para pejabat PBB berulang kali mendesak Israel untuk tidak menyerang warga sipil terutama di rumah sakit dan tempat pengungsian.
Mereka juga mendesak Israel agar memperbolehkan bahan bakar masuk Jalur Gaza dan menyerukan bahwa “rumah sakit tidak bisa menjadi bagian dari perang”.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
