
Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amirabdollahian, berbicara dalam konferensi pers bersama dengan timpalannya dari Lebanon Abdallah Bouhabib, di Beirut Lebanon, Jumat, 13 Oktober 2023../
JawaPos.Com — Iran memperingatkan Israel akan melakukan eskalasi jika mereka tidak segera mengakhiri agresi terhadap Palestina, dan menteri luar negeri Iran mengatakan pihak-pihak lain di wilayah tersebut siap untuk bertindak, dilaporkan melalui kantor berita semi-resmi pers pada Minggu (15/10/23).
“Jika agresi Zionis tidak berhenti, semua pihak di kawasan ini akan menjadi pemicunya,” kata Hossein Amirabdollahian selaku Menteri Luar Negeri Iran.
Seperti yang diketahui, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu telah bersumpah untuk “menghancurkan Hamas” ketika kelompok militernya bergerak ke Jalur Gaza untuk melawan militan Islam yang menyerang lewat kota-kota perbatasan Israel.
Sebelum itu, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei mengatakan bahwa Teheran tidak terlibat dalam serangan kelompok militan Hamas terhadap Israel, namun menyambut baik kemunduran militer yang “tidak dapat diubah” oleh Israel.
Israel telah lama menduga Iran sebagai pemicu terjadinya perang dengan memasok senjata ke Hamas.
Teheran melalui pernyataannya, mengatakan pihaknya hanya memberikan dukungan moral dan finansial kepada kelompok yang menguasai Jalur Gaza.
Mendukung perjuangan Palestina telah menjadi pilar Republik Islam sejak revolusi tahun 1979 dan merupakan cara negara yang didominasi Syiah ini membentuk dirinya sebagai negara pemimpin muslim di dunia.
Amir Abdollahian, menduga Israel melakukan “genosida” dengan melakukan pengepungan terhadap Jalur Gaza, dan mengatakan serangan terhadap Gaza akan “membuka front perlawanan baru” di Timur Tengah.
“Tanggung jawab atas kemungkinan terbukanya front perlawanan baru di kawasan dan eskalasi perang saat ini secara langsung berada di tangan Amerika Serikat dan rezim Zionis (Israel),” ujar Amirabdollahian.
Amir Abdollahian bertemu dengan pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, membahas tentang serangan kelompok tersebut di Israel pada sabtu (14/10/23) lalu.
Dalam sebuah pernyataan, Hamas dan Iran setuju untuk melanjutkan kerja sama untuk mencapai tujuan tersebut.
Beberapa waktu lalu, Presiden Iran, Ebrahim Raisi juga telah melakukan panggilan telepon dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron dan mendesak Prancis untuk membantu "mencegah penindasan" terhadap warga Palestina.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
