Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Mei 2026 | 23.57 WIB

Mencekam! Relawan WNI Sempat Dikepung Drone Israel sebelum Ditangkap di Perairan Siprus

Rombongan kapal Global Sumud Flotilla di perairan Siprus, Mediterania Timur. (Dok/Thoudy Badai/Republika) - Image

Rombongan kapal Global Sumud Flotilla di perairan Siprus, Mediterania Timur. (Dok/Thoudy Badai/Republika)

 

JawaPos.com - Misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2026 berujung penghadangan oleh militer zionis Israel (IDF) di perairan Siprus, Mediterania Timur. Armada ini mengalami intersep sebelum sampai tujuan misi kemanusiaan.

Sebelum hilang kontak dan ditangkap, para relawan melaporkan situasi mencekam saat armada mereka dikepung oleh drone milik Israel. .

Salah satu relawan di kapal tersebut adalah Andi Angga Prasadewa, aktivis kemanusiaan Rumah Zakat yang menumpangi Kapal Josef. Andi aktif dalam berbagai misi kemanusiaan sebelumnya.

CEO Rumah Zakat Irvan Nugraha, mengungkapkan, komunikasi terakhir dengan Angga sebelum sinyal komunikasi terputus akibat intersepsi militer Israel. Menurutnya, tanda pengintaian sudah dirasakan saat kapal mendekati perairan di antara Siprus dan Gaza.

Detik-Detik Menegangkan Dikepung Drone IsraelPosisi kapal relawan dipantau ketat melalui command center di beberapa titik, seperti Istanbul dan Kuala Lumpur. Armada juga dilengkapi CCTV untuk memonitor situasi secara real-time.

Eskalasi meningkat saat armada mendekati wilayah konflik. Laporan terakhir dari Angga menyebut sejumlah drone pengintai Israel mulai terbang rendah mengitari kapal mereka.

"Nah, memang pada saat sudah melalui mendekati dari perairan Siprus, di antara Siprus dan Gaza tuh sudah mulai tuh, ya misalnya ada drone dan segala macam, gitu ya, berkabar. Jadi seperti itu update kondisinya," ujar Irvan saat ditemui JawaPos.com di kantornya, Selasa (19/5).

Irvan menambahkan laporan kemunculan armada pengintai itu datang sesaat sebelum sistem darurat aktif. Hal ini menjadi tanda awal penghadangan oleh militer Israel. "Ya, sempat ngasih kabar gitu ya, udah mulai dikelilingi (drone), kayak gitu ya. Dan segala macam, begitu. Jadi kan memang di setiap kapal ada kita pasang, gitu ya, apa namanya, CCTV. Ya, jadi itu command center bisa mengetahui gitu ya, perkembangan kapal di mana posisinya, terus kondisinya bagaimana di kapal itu. Itu bisa terlihat dari CCTV yang dipasang, kan gitu," lanjutnya.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore