Presiden Rusia Vladimir Putin.
JawaPos.Com— Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengatakan keprihatinannya atas meningkatnya jumlah warga sipil yang menjadi korban di Israel dan Jalur Gaza di tengah pertempuran berhari-hari antara Hamas dan militer Israel.
Pada hari selasa (10/10), Putin juga mengkritik kebijakan Washington di Timur Tengah, yang menurutnya gagal karena tidak mempertimbangkan kebutuhan rakyat Palestina.
Putin, yang militernya dituduh membunuh ribuan warga sipil sejak invasi besar-besaran ke Ukraina tahun lalu, menyatakan keprihatinannya terhadap warga sipil yang terbunuh di Israel dan Gaza saat melakukan panggilan telepon dengan presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.
“Penekanannya diberikan pada situasi yang memburuk secara tajam di zona konflik Israel-Palestina”, kata Kremlin dalam pernyataannya tentang diskusi para pemimpin tersebut.
“Keprihatinan mendalam diungkapkan mengenai terus meningkatnya kekerasan dan meningkatnya jumlah korban sipil,”
Kedua pemimpin tersebut menegaskan kembali terkait perlunya “gencatan senjata segera” dan “dimulainya kembali proses negosiasi”.
Baca Juga: Playboy Pecat Mia Khalifa, Imbas Postingan Dukung Palestina dalam Serangan Hamas Terhadap Israel
“sangat disayangkan jika menargetkan instalasi sipil dan Turki tidak menyambut tindakan seperti itu”. Lanjut kremlin.
Sebelumnya pada hari Selasa, Putin menyebut pembentukan negara Palestina “perlu” dan menyalahkan ledakan kekerasan terbaru pada kebijakan AS di wilayah tersebut.
“Saya pikir banyak orang akan setuju dengan saya bahwa ini adalah contoh nyata kegagalan kebijakan Amerika Serikat di Timur Tengah,” ungkap Putin pada pertemuan dengan Perdana Menteri Irak Mohammed al-Sudani pada hari Selasa (10/10/23)
Putin mengatakan Washington berusaha untuk “memonopoli” upaya-upaya dalam menciptakan perdamaian antara Israel dan Palestina, dan dia menuduh AS tidak berusaha mencari kompromi yang dapat diterima oleh kedua belah pihak, namun justru memaksakan ide-idenya sendiri untuk mencari solusi dari konflik tersebut.
AS telah mengabaikan kepentingan rakyat Palestina, termasuk keinginan mereka akan negara merdeka.
Putin tidak menyebutkan peran Rusia dalam proses perdamaian Timur Tengah. Bersama dengan AS, PBB, dan Uni Eropa, Moskow sejak tahun 2002 telah menjadi bagian dari “Kuartet” kekuatan yang bertugas membantu menengahi perundingan perdamaian Israel-Palestina.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
