
(kiri ke kanan) Orlin Roussev, Katrin Ivanova dan Bizer Dzhambazov by Daily Mail UK
JawaPos.com - Lima warga negara Bulgaria yang tinggal di Inggris dicurigai menjadi mata-mata untuk Rusia akan didakwa dengan tuduhan konspirasi untuk melakukan spionase (memata-matai untuk mengumpulkan informasi tanpa mendapatkan izin dari pemilik informasi tersebut), demikian disampaikan oleh Crown Prosecution Service.
Terdiri dari tiga pria dan dua wanita, mereka dituduh bersekongkol untuk mengumpulkan informasi yang akan berguna bagi musuh antara Agustus 2020 dan Februari tahun ini.
Ini merupakan hasil dari investigasi Kepolisian Metropolitan. Mereka adalah Orlin Roussev (45), Bizer Dzhambazov (41), Katrin Ivanova (31), Ivan Stoyanov (31), dan Vanya Gaberova (29), yang akan hadir di pengadilan Westminster Magistrates pada tanggal 26 September 2023.
Nick Price, kepala Divisi Kejahatan Khusus dan Kontra Terorisme Crown Prosecution Service (CPS) mengatakan, "CPS telah mengeluarkan dakwaan konspirasi untuk melakukan spionase terhadap tiga pria dan dua wanita yang dicurigai sebagai mata-mata untuk Rusia."
Dikutip dari Daily Mail UK, Roussev, Dzhambazov, dan Ivanova sebelumnya sudah didakwa pada 11 Februari 2023 dengan tuduhan memiliki dokumen identitas palsu.
Kelima terdakwa diduga telah bekerja di sebuah sel mata-mata untuk dinas keamanan Rusia. Tugas mereka diduga, termasuk melakukan pengawasan terhadap target-target yang sudah ditentukan.
Para tersangka mata-mata ini dituduh melakukan operasi aktif di Inggris dan Eropa, serta memberikan informasi intelijen yang dikumpulkan untuk diserahkan ke pihak Rusia.
Kelima warga Bulgaria tersebut ditangkap pada bulan Februari di bawah Undang-Undang Rahasia Negara Inggris, setelah penggerebekan di beberapa properti di London dan Great Yarmouth di Norfolk, Inggris.
MI5 (Kontra-intelijen dan agen keamanan domestik Britania Raya) diduga memberikan informasi intelijen tersebut kepada Kepolisian Metropolitan.
Roussev, yang memiliki sejarah transaksi bisnis di Rusia dan diduga telah menjalankan berbagai hal dari sebuah wisma di Norfolk yang bertindak sebagai perantara bagi mereka yang mengumpulkan informasi intelijen.
Para tetangga mengatakan bahwa sebuah tenda didirikan oleh polisi di luar Hotel Haydee berbintang tiga di Great Yarmouth. Para penyidik, diduga menemukan peralatan untuk membuat dokumen palsu di kamarnya
Bulan lalu, diketahui bahwa Roussev, Dzhambazov, dan Ivanova yang diyakini tinggal di alamat yang sama. Mereka menghadapi dakwaan yang menyatakan bahwa beberapa di antara 34 dokumen identitas tersebut diduga palsu.
Petugas dilaporkan menemukan paspor dan dokumen identitas resmi yang diduga palsu untuk negara Inggris, Bulgaria, Prancis, Italia, Spanyol, Kroasia, Slovenia, Yunani, dan Republik Ceko.
Ketiganya juga dituduh menyamar sebagai jurnalis dari perusahaan televisi Amerika, setelah Scotland Yard menemukan kartu pers palsu dan pakaian bermerek dari saluran Discovery dan National Geographic, demikian dilaporkan The Times.
Mereka muncul di Old Bailey pada bulan Juli 2023, untuk menghadapi dakwaan tersebut.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
