Ilustrasi UFO . (Pixabay/danielarealpeg)
JawaPos.com Desas - desus penampakan pesawat UFO, drone aneh, dan keberadaan alien yang belum bisa diidentifikasi secara pasti sudah lama menjadi topik hangat bagi banyak kalangan.
Untuk mengamati fenomena keberadaan alien, lembaga antariksa NASA membentuk Tim Peneliti Independen yang khusus menangani Unidentified Anomalous Phenomenon (UAP)
UAP sendiri merupakan fenomena atau keanehan yang terjadi akhir – akhir ini mengenai rumor keberadaan alien yang belum teridentifikasi.
Tim Independen yang dibentuk NASA terdiri dari Ilmuwan ternama, Ahli AI (Artificial Intelligence), dan spesialis pesawat luar angkasa.
Sementara ini data yang dimiliki lembaga antariksa tersebut terbatas maka dibutuhkan penelitian ilmiah untuk mendapatkan bukti yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Ada miliaran galaxy begitu juga miliaran bintang, maka tidak menutup kemungkinan adanya kehidupan lain diluar penduduk bumi” ujar administrator NASA, Bill Nelson pada jumpa pers di kanal youtube NASA pada Jumat (15/9).
Dirinya menjelaskan pihaknya akan mengutus para pakar NASA dan agensinya untuk menganalisis fenomena aneh akhir – akhir ini. Mereka akan dibekali AI dan Machine Learning atau cabang dari AI untuk meneliti langit bumi.
Selain itu tim peneliti independen UAP juga akan melibatkan masyarakat sipil, militer, serta pilot komersial. Tujuannya untuk mengumpulkan bukti berdasarkan data atas penampakan dan stigma mengenai balon, pesawat UFO dan juga objek aneh lainnya.
Tim tersebut akan mengumpulkan bukti dan data yang dapat diandalkan dengan metode pendekatan ilmiah. "Semua data akan dibuka secara transparan di situs NASA." tambah Bill kepada pers.
Pada kesempatan yang sama, staf NASA lainnya, Dan Evans, mengatakan ada dua tujuan penting dalam misi ini, yakni memahami dan menganalisa eksistensi alien di bumi, dan memastikan keamanan langit bumi untuk semua pihak.
Sebagai informasi tambahan, pada tahun 1977 NASA pernah mengirimkan pesawat ke luar angkasa yang diberi nama Voyager.
Pesawat tersebut membawa suara rekaman beserta gambar gambar untuk dibawa ke tata surya dengan tujuan memberi sinyal ke alam semesta mengenai eksistensi kehidupan dan peradaban bumi.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
