Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 Agustus 2023 | 00.38 WIB

Mengenal William Ruto, Presiden Kenya yang Sambut Kunjungan Jokowi di Afrika

Presiden Kenya, Wiliam Ruto.

JawaPos.com - Presiden Kenya, William Kipchirchir senang menyambut Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) di Kenya pada Senin (21/8). Ini merupakan kunjungan perdana Jokowi ke Kenya.

"Ini kesempatan bagi saya sendiri bisa menyambut Anda yang mulia (Presiden Jokowi) dan delegasi anda, terutama karena ini kunjungan pertama Presiden Indonesia ke Kenya," kata William Ruto saat konferensi pers di State House Nairobi dikutip dari Youtube State House Kenya.

"Kami senang menyambut Presiden Jokowi, karena ini adalah kunjungan bersejarah kedua negara," lanjutnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Kenya merupakan sahabat penting bagi Indonesia. Kedua negara memiliki kedekatan dari sisi sejarah dan politik.

"Indonesia dan Kenya mempunyai kedekatan historis sejak Konferensi Asia-Afrika tahun 1955 di Bandung dan Gerakan Non-Blok pada 1961," kata Presiden Jokowi.

Mungkin belum banyak yang tahu, Presiden Kenya William Ruto memiliki nama lengkap William Kipchirchir Samoei Arap Ruto. Dikutip dari Britannica, William Ruto lahir pada 21 Desember 1966 di Sambut, Kamagut Location di Uasin Gishu County, Rift Valey, Kenya.

William Ruto adalah Presiden sekaligus Panglima Angkatan Pertahanan di Kenya yang dilantik menjadi orang nomor satu di Kenya pada 13 September 2022 silam, usai memenangkan pemilihan Presiden. Ia terpilih pada 9 Agustus 2022 melalui partai Persatuan Demokrat Kenya.

Sebelum menjadi Presiden Kenya, Ruto menduduki jabatan wakil presiden sejak 3 April 2013 hingga 12 September 2022. Ia pertama kali terjun di politik pada 1997 dan menjadi anggota parlemen untuk daerah pemilihan Eldoret Utara di Uni Nasional Afrika Kenya. Dia menjabat hingga 2013 di posisi tersebut.

Dikutip dari New York Times, William Ruto sempat tersandung beberapa kasus selama terjun di dunia politik. Salah satunya dugaan korupsi, namun akhirnya dibebaskan semua tuduhannya pada 2011.

Pada tahun 2013, dia juga sempat terseret kasus kekerasan etnis usai pemilihan pada 2007 silam. Dia diadili bersama Presiden Uhuru Kenyatta di Pengadilan Kriminal Internasional namun proses hukum itu dihentikan pada tahun 2015.

Saat kampanye pemilihan presiden Kenya, William Ruto sempat berjanji bakal merobohkan dinasti yang telah lama mendominasi politik Kenya, seperti yang terjadi pada mantan Perdana Menteri Raila Odinga dan mantan Presiden Kenya Uhuru Kenyatta.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore