
Sutradara Christopher Nolan baru-baru ini meneliti pembuatan bom atom dengan menelusuri kehidupan J. Robert Oppenheimer dalam film terbarunya.
JawaPos.com - Sutradara Christopher Nolan baru-baru ini meneliti pembuatan bom atom dengan menelusuri kehidupan J. Robert Oppenheimer dalam film terbarunya. Setelah screening film barunya, Oppenheimer, Christopher Nolan menyatakan bahwa karyanya itu muncul dalam waktu yang tepat karena sekarang adalah momen Oppenheimer.
Berbicara dengan BBC, Nolan membandingkan Proyek Manhattan, upaya era Perang Dunia II untuk mengembangkan senjata nuklir pertama di dunia, dengan pengembangan algoritma cerdas dan AI.
"Oppenheimer datang pada saat ada banyak teknologi baru yang orang mulai khawatir tentang konsekuensi yang tidak diinginkan," kata Nolan.
Nolan menilai pengembangan AI ini hampir sama dengan Oppenheimer, dimana para pembuatnya tidak mengetahui dampak atau konsekuensi dari teknologi yang mereka temukan.
"Apa maksud mereka menciptakan teknologi ini tanpa mengetahui dampak yang bisa ditimbulkan dari teknologi ini," ujar Nolan saat wawancara dengan Fox Digital.
Tak hanya itu, dia juga mengajukan beberapa pertanyaan tentang dampak AI pada industri film.
Penggunaan AI adalah salah satu poin penting dalam pemogokan WGA dan SAG-AFTRA saat ini, yang juga mendorong bintang-bintang Oppenheimer untuk secara resmi keluar dari pemutaran perdana karpet merah minggu lalu.
Dia menekankan perlunya mengatasi kekhawatiran para aktor tentang penanaman AI di industri film serta masalah hak cipta dan hal-hal yang berkaitan. Hal itu lantaran teknologi ini telah digunakan sebelumnya dan akan tetap digunakan apa pun yang terjadi.
“Dengan perselisihan buruh yang terjadi di Hollywood saat ini, banyak hal—ketika kita berbicara tentang AI, ketika kita membicarakan masalah ini—semuanya pada akhirnya lahir dari hal yang sama, yaitu ketika Anda berinovasi dengan teknologi, Anda harus menjaga akuntabilitas," kata Nolan kepada BBC.
Nolan juga menyatakan dukungan dari aktor dan penulis yang mencolok, dan mengatakan bahwa dia tidak akan mulai mengerjakan film lain sampai pemogokan selesai.
"Tidak, tentu saja," katanya kepada BBC ketika ditanya apakah dia akan menulis selama masa pemogokan.
“Sangat penting bagi semua orang untuk memahami bahwa ini adalah momen yang sangat penting dalam hubungan antara pekerja dan Hollywood,” tambah Nolan.
Nolan menambahkan bahwa AI tidak boleh dibiarkan dalam mengambil alih pekerjaan manusia. Dia juga menyerukan pertanggungjawaban orang yang menggunakan AI secara tidak bertanggung jawab.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
