Pita Limjaroenrat memberi kode saat tiba di Parlemen Thailand sebelum pemungutan suara di parlemen untuk menentukan siapa yang akan menjadi perdana menteri berikutnya (Lillian Suwanrumpha/AFP)
JawaPos.com - Kolega dan teman-teman Pemimpin Partai Move Forward, Pita Limjaroenrat menggambarkan dirinya sebagai sosok yang rendah hati, mahir, terbuka untuk berdiskusi, dan memiliki "pikiran dan semangat yang terarah pada pelayanan publik.
Dikutip dari Al Jazeera, Pita Limjaroenrat Lahir pada 1980 dari kalangan keluarga kaya dan memiliki koneksi politik di Thailand, Pita, yang dikenal oleh teman-temannya sebagai Tim, sebelumnya mengatakan bahwa ketertarikannya pada politik dimulai sejak masa sekolah menengahnya di Selandia Baru.
Sebelumnya, sebagai seorang remaja 'pemberontak' yang gemar mendengarkan musik rock and roll dan bermain gitar, keluarga Pita mengirimnya ke Selandia Baru untuk mendengarkan pidato Perdana Menteri Selandia Baru saat itu, Jim Bolger, sambil mengerjakan berbagai pekerjaan rumahnya.
Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh teman Pita, Jesus M Acuna, di usia pertengahan 20-an, Pita mengambil alih bisnis keluarga, CEO Agrifood, setelah kematian ayahnya. Meskipun masih muda, kepemimpinannya membantu perusahaan ini menjadi salah satu produsen minyak bekatul terbesar di Asia.
"Ayah Pita mewakili simbol sosok pemimpin yang kuat di perusahaan, dan ketika dia meninggal, kapal itu terombang-ambing, dan perusahaan akan hilang. Jadi anak muda ini, ingat, dia berusia 25 tahun pada saat itu. Dia harus turun tangan. Tantangan khusus di mana ia mampu membalikkan keadaan dan mengembalikan kapal itu ke jalur yang benar menjadi sebuah bisnis yang sukses menunjukkan banyak hal tentang kemampuannya," ujar Acuna, seorang pengacara asal Meksiko yang merupakan teman sekelas Pita di Harvard dan seorang teman dekat yang menghadiri pernikahan politisi tersebut pada tahun 2012.
"Dia memiliki pikiran dan semangat yang mengabdi pada pelayanan publik dan percaya bahwa hal terpenting yang dapat Anda investasikan di suatu negara adalah orang-orang - mempersiapkan mereka, memberi mereka alat untuk memenuhi impian pribadi mereka," imbuh Acuna.
Pita memulai debut politiknya pada tahun 2018, ketika ia bergabung dengan partai pendahulu Move Forward, Future Forward, menangani kebijakan pertanian. Dia pertama kali terpilih menjadi anggota parlemen pada tahun 2019, di mana dia mengatakan bahwa dia mendapatkan kesadaran baru soal kelambanan dalam sistem".
Legislator ini pertama kali menarik perhatian nasional dengan pidatonya di parlemen pada tahun itu tentang penderitaan petani Thailand, yang menurutnya terdesak oleh tingginya biaya produksi pertanian.
Di tahun yang sama, ketika Mahkamah Konstitusi Thailand membubarkan Future Forward dan melarang pemimpinnya berpolitik, Pita dan para legislator yang tersisa dari partai tersebut membentuk Partai Move Forward.
Dia menggambarkan sembilan tahun sejak kudeta militer tahun 2014 perebutan kekuasaan kedua oleh militer sejak tahun 2002 sebagai dekade yang hilang bagi Thailand, dan mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Thai Public Broadcasting Service bahwa Move Forward hadir untuk mengembalikan akal sehat ke dalam politik Thailand.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
