
Paus Fransiskus melambai dari loggia Basilika Santo Petrus setelah menyampaikan berkat Paskah Urbi et Orbi di Vatikan, Minggu (9/4).
JawaPos.com–Paus Fransiskus telah menjalani operasi abdomen pada Rabu (7/6) untuk menghilangkan hernia yang berasal dari masalah usus sebelumnya. Dokter di Rumah Sakit Gemelli, Roma, menyebut bahwa Paus berusia 86 tahun itu telah sadar setelah menjalani operasi selama tiga jam tanpa komplikasi apa pun.
”Dia baik-baik saja dan terjaga. Dia sudah bercanda dengan saya,” kata dokter bedah RS Gemelli Sergio Alfieri, yang melakukan prosedur tersebut seperti dilansir dari Antara.
Vatikan membatalkan semua audiensi Fransiskus hingga 18 Juni karena Paus harus dirawat selama beberapa hari di rumah sakit untuk pemulihan pasca operasi. Tim kepausan baru-baru ini memutuskan bahwa operasi diperlukan untuk mengobati hernia yang mungkin berasal dari operasi sebelumnya.
Paus Fransiskus sebelumnya menjalani operasi usus pada Juli 2021 di RS Gemelli, ketika sebagian usus besarnya diangkat. Pada akhir Maret, dia dilarikan ke rumah sakit yang sama karena mulai merasakan sakit di dadanya dan didiagnosis menderita bronkitis setelah menjalani perawatan intensif selama tiga hari.
Fransiskus dibius total untuk operasi plastik laparotomi dan dinding perut dengan prostesis untuk mengobati penyempitan usus yang berulang, menyakitkan, dan memburuk, demikian informasi para dokter.
Alfieri menjelaskan, biasanya dibutuhkan setidaknya lima hari hingga seminggu bagi pasien untuk pulih dari prosedur serupa. Namun, mengingat usia Paus dan fakta bahwa dia telah menjalani operasi sebanyak empat kali, pemulihan bisa memakan waktu lebih lama.
Operasi dilakukan setelah serangkaian masalah kesehatan serius yang dihadapi Fransiskus baru-baru ini. Paus menjalani operasi pengangkatan sebagian paru-parunya saat masih muda dan telah menggunakan kursi roda selama lebih dari setahun karena ligamen di lututnya tegang.
Kondisi kesehatannya yang lemah menimbulkan kekhawatiran apakah dia layak untuk memimpin Gereja Katolik pada masa-masa sulit. Paus mengisyaratkan dalam wawancara sebelumnya bahwa dia akan mempertimbangkan kemungkinan pengunduran diri jika kesehatannya semakin memburuk.
Fransiskus merujuk pada pendahulunya, Benediktus XVI, yang mengundurkan diri dari tugas kepausan pada 2013 juga karena alasan kesehatan. Namun, Paus Fransiskus menegaskan bahwa pengunduran diri tidak ada dalam agendanya saat ini.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
