
Ilustrasi penularan penyakit cacar monyet atau MonkeyPox yang terjadi di Singapura. (dok Channel News Asia)
JawaPos.com - Para ilmuwan ternyata sudah memperingatkan tentang wabah cacar monyet pada 1988. Dan kini peringatan itu terbukti. Vaksin cacar sudah diberikan di Paris pada 1941. Ketika penyakit itu telah diberantas dan vaksinasi dihentikan, maka hal itu menciptakan celah bagi virus.
Berdasar itu, pada 1988, para ilmuwan di London seolah sudah bisa memprediksi. Mereka menulis di jurnal internasional International Journal of Epidemiology. Mereka membuat prediksi yang berani dan mengejutkan tentang monkeypox.
"Seiring waktu, besarnya rata-rata dan durasi epidemi monkeypox akan meningkat," tulis mereka.
Pada saat itu, cacar monyet adalah penyakit yang sangat langka. Petugas kesehatan hanya mendeteksi beberapa kasus dalam setahun di Afrika Barat dan Tengah. Orang-orang tertular penyakit hampir secara eksklusif dari hewan pengerat atau primata dan kemudian menyebarkan virus hanya kepada beberapa orang.
Penularan antarmanusia terbatas. Tetapi para ilmuwan yang melihat ke depan memperingatkan bahwa, seiring waktu, wabah sporadis ini akan bertambah besar dan menyebar secara geografis.
"Dalam setiap makalah cacar monyet tentang wabah sebelumnya, selalu ada peringatan tentang bagaimana kita perlu mempersiapkan lebih banyak wabah di masa depan," kata dokter penyakit menular Boghuma Titanji dari Emory University.
"Prediksi itu benar-benar terbukti," katanya.
Pada 1990-an, hanya ada sekitar 50 kasus cacar monyet dalam setahun di Afrika Barat dan Tengah. Lompat ke depan 20 tahun, dan pada tahun 2020, kemungkinan ada lebih dari 5.000 kasus, seperti laporan para ilmuwan pada Februari.
Sekarang, pada 2022, dunia menghadapi wabah cacar monyet internasional pertama, dengan lebih dari 450 kasus dilaporkan di sekitar 20 negara. Banyak ilmuwan percaya kasus tambahan tidak terdeteksi, dan virus kemungkinan menyebar di komunitas di mana monkeypox belum pernah menyebar sebelumnya.
Dulu, cacar adalah salah satu penyakit paling mematikan dalam sejarah manusia. Virus yang sangat menular membunuh hingga 30 persen dari orang yang terinfeksi. Sebagai perbandingan, versi cacar monyet dalam wabah ini membunuh kurang dari 1 persen orang yang terinfeksi.
Melalui kampanye vaksinasi besar-besaran, dunia secara resmi melenyapkan cacar pada 1980. Pencapaian itu menyelamatkan jutaan nyawa setiap tahun. Kabar baiknya, jika sudah vaksin cacar maka akan memberi perlindungan yang sangat baik terhadap cacar dan cacar monyet mungkin sekitar 85 persen perlindungan.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
