Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Edy Pramana
Rabu, 22 Februari 2023 | 15.02 WIB

Soal Tuduhan Bantu Rusia, Tiongkok ke AS: Jangan Dikte Kami!

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin, menyambut baik upaya kondusif untuk mendorong keberlanjutan gencatan senjata dan deeskalasi situasi di Gaza. - Image

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin, menyambut baik upaya kondusif untuk mendorong keberlanjutan gencatan senjata dan deeskalasi situasi di Gaza.

JawaPos.com - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak berhak mendikte Tiongkok. Itu menyusul pernyataan Menteri Luar Negeri AS yang memperingatkan Beijing untuk tidak membantu Rusia dalam perang di Ukraina.

"Amerika Serikat tidak dalam posisi untuk memberi tahu Tiongkok apa yang harus dilakukan," kata Wenbin ketika dimintai komentarnya oleh wartawan tentang pernyataan Menlu AS Anthony Blinken seperti dikutip dari situs resmi Kemlu Tiongkok.

Wang Wenbin menepis pernyataan Blinken yang menuduh Tiongkok memasok senjata ke Rusia. Dia menyebut Washington seharusnya berkaca diri karena selama ini merekalah yang memasok senjata ke Ukraina.

"Kami tidak akan pernah menerima tudingan bahkan paksaan dan tekanan dari AS tentang hubungan kami dengan Rusia," ujar Wang Wenbin.

Posisi Tiongkok terhadap masalah di Ukraina, kata Wenbin, tetap sama, yakni mendorong pembicaraan damai.

Beijing juga mendesak Washington untuk serius merenungkan peran yang telah dimainkannya, melakukan tindakan yang benar-benar dapat membantu meredakan situasi dan mempromosikan pembicaraan damai, serta berhenti menyebarkan informasi palsu.

"Tiongkok akan terus berpegang teguh untuk mendorong perdamaian dan dialog, dan memainkan peran konstruktif dalam meredakan situasi," kata Wang Wenbin.

"Tiongkok berharap dapat bekerja sama dengan semua pihak untuk melanjutkan upaya tersebut sehingga perdamaian akan tercapai dalam waktu dekat​​," imbuh Wang Wenbin.

Hubungan AS-Tiongkok makin tegang sejak Washington mengatakan bahwa Beijing telah menerbangkan balon mata-mata di atas daratan AS sebelum jet tempur AS menembak jatuh balon tersebut atas perintah Presiden Joe Biden. Tiongkok berdalih balon itu merupakan balon penelitian cuaca yang tak sengaja memasuki wilayah udara AS.

Editor: Edy Pramana
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore