Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 18 April 2021 | 20.07 WIB

Sering ke Tiongkok, Warga Malaysia Ingin Disuntik Vaksin Sinovac

Photo - Image

Photo

JawaPos.com -  Lewat kampanyenya, Tiongkok memberi kemudahan bagi siapa saja untuk masuk ke negara itu jika sudah divaksinasi dengan vaksin Covid-19 buatannya. Salah satunya adalah vaksin Sinovac. Ternyata, kampanye itu berhasil memengaruhi keinginan warga Malaysia untuk divaksinasi vaksin Sinovac.

Warga Malaysia sangat ingin divaksinasi Sinovac, terutama yang suka bepergian ke Tiongkok. Sehingga mereka lebih mudah keluar masuk Tiongkok.

"Banyak warga Malaysia yang sering bepergian ke Tiongkok ingin menerima vaksin Sinovac," kata Menteri Koordinator Program Imunisasi Covid-19 Nasional Khairy Jamaluddin, seperti dilansir dari Free Malaysia Today, Minggu (18/5).

Baca Juga: Cile Akhirnya Akui Satu Dosis Sinovac Tetap Manjur Cegah Covid-19

Malaysia sejauh ini mengandalkan dua vaksin yakni Sinovac dan juga Pfizer. Dan Sinovac bisa memenuhi kebutuhan 20 persen populasi.

“Sinovac mencakup 20 persen (dari populasi Malaysia). Banyak yang sering bepergian ke Tiongkok telah meminta vaksin," katanya dalam sebuah posting Twitter.

Bulan lalu, Juru Bicara Kementerian luar Negeri Tiongkok, Zhao Lijian, mengatakan Beijing akan melonggarkan pembatasan perbatasan untuk memungkinkan wisatawan dari wilayah itu berkunjung. Syaratnya mereka telah menerima vaksin Sinovac yang dikembangkan di negara itu.

Setidaknya 23 kedutaan besar Tiongkok di seluruh dunia mengeluarkan kebijakan visa baru selama seminggu terakhir dengan aturan ini, termasuk di Amerika Serikat dan Inggris. Padahal di dua negara itu tak tersedia vaksin dari Tiongkok.

Laporan CNN, Kementerian luar negeri Tiongkok mengatakan langkah tersebut adalah aturan awal perjalanan internasional. Dan pelancong yang divaksinasi masih akan tetap dikarantina pada saat kedatangan.

Malaysia juga mengatakan pemerintah dapat meningkatkan pasokan vaksin Pfizer-BioNTech. "Kami telah memperoleh cukup vaksin Pfizer untuk mencakup 50 persen populasi. Bisa ditingkatkan menjadi 70 persen," ujar Khairy.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=U6jPSut-s_U

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore