JawaPos Radar

4 Pemain Basket Jepang yang Main PSK Minta Maaf

21/08/2018, 12:49 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
4 Pemain Basket Jepang yang Main PSK
Pengusiran Yuya Nagayoshi, Takuya Hashimoto, Takuma Sato, dan Keita Imamura akan menjadi penghinaan besar bagi Jepang. Padahal, Jepang akan menjadi tuan rumah Olimpiade Tokyo dalam waktu dua tahun (Japan Today)
Share this

JawaPos.com - Empat pemain basket asal Jepang meminta maaf karena telah membawa aib pada Senin (20/8). Mereka dikeluarkan dari Asian Games 2018 setelah membayar pekerja seks komersial untuk melakukan hubungan intim.

Pengusiran Yuya Nagayoshi, Takuya Hashimoto, Takuma Sato, dan Keita Imamura akan menjadi penghinaan besar bagi Jepang. Padahal, Jepang akan menjadi tuan rumah Olimpiade Tokyo dua tahun mendatang.

"Saya sangat meminta maaf atas tindakan ceroboh kami yang telah mempermalukan, bukan hanya penggemar bola basket tetapi juga semua orang Jepang," kata Sato pada konferensi pers setelah para pemain kembali ke Tokyo pada Senin (20/8) dilansir AFP.

. asian games, 4 Pemain Basket Jepang yang Main PSK
Empat pemain basket asal Jepang meminta maaf karena telah membawa aib pada Senin (20/8). Mereka dikeluarkan dari Asian Games 2018, setelah membayar pekerja seks komersial untuk lakukan hubungan intim (Jawapos)

Nagayoshi yang mengenakan setelan hitam dan dasi mengatakan, dia tidak bisa membayangkan dapat bermain bola basket lagi.

Ketua Asosiasi Bola Basket Jepang Yuko Mitsuya mengatakan, ia akan menunggu laporan dari komite khusus pengacara sebelum secara resmi menghukum empat orang itu.

"Saya hanya merasa malu. Kami sangat meminta maaf dan berniat memberi bimbingan menyeluruh kepada atlet mulai sekarang," kata Kepala Delegasi Jepang Asian Games, Yasuhiro Yamashita.

Sebelumnya, para pemain bakset makan malam setelah meninggalkan wisma atlet pada Kamis lalu. Mereka diyakini telah diminta oleh seorang muncikari untuk pergi ke sebuah hotel dengan perempuan.

Cerita itu menyebar setelah empat atlet yang bermain di Liga B Jepang terlihat di lampu merah dengan masih menggunakan seragam, diketahui oleh seorang reporter surat kabar Asahi Shimbun Jepang.

(ce1/iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up