
Photo
JawaPos.com – Dokumen pemerintah lokal di Xinjiang yang memuat kebijakan pengawasan dan penahanan etnis Uighur bocor. CNN merilis bahwa sebagian besar alasan penahanan kelompok minoritas tersebut adalah hal sepele. Misalnya, pemakaian cadar.
Dokumen yang diperoleh merupakan berkas PDF berisi 137 halaman laporan pemerintah di wilayah Karakax, barat laut Xinjiang. Laporan itu menunjukkan apa saja yang menjadi pertimbangan otoritas sebelum menjebloskan warga Xinjiang ke kamp reedukasi. Beijing ternyata tidak hanya mengumpulkan data identitas dan pekerjaan mereka.
Selain identitas pokok, pemerintah mengumpulkan informasi yang disebut Three Circles. Isinya adalah informasi keluarga besar, pergaulan sosial, dan kelompok agama dari seorang penduduk Karakax.
’’Isi dokumen ini menunjukkan paranoidnya rezim yang sedang berusaha menjadi negara adidaya dunia,’’ papar Adrian Zenz, pakar Tiongkok yang mengetuai tim verifikasi dokumen.
Zenz menjelaskan, beberapa pertimbangan otoritas untuk menahan Uighur jauh dari kata kriminal. Sebanyak 114 tahanan di kamp reedukasi ditahan karena melawan dengan memiliki banyak anak. Beijing hanya mengizinkan maksimal tiga anak di keluarga Uighur. Selain mereka, 25 penduduk ditangkap lantaran mempunyai paspor, tetapi belum pernah bepergian ke luar negeri. Lalu, 13 orang ditahan karena punya kepercayaan yang kuat.
Pemerintah Tiongkok maupun Xinjiang belum memberikan tanggapan terkait dokumen itu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022