
Heavy traffic is seen on a highway during heavy rain showers in Mumbai on September 4, 2019. (Photo by PUNIT PARANJPE / AFP)
Pengemudi di Mumbai, India, harus berlatih sabar di jalan. Mereka tidak bisa lagi mengklakson seenaknya. Jika mereka membandel, hukumannya adalah lampu merah.
SITI AISYAH, Jawa Pos
JawaPos.com - ”Selamat datang di ibu kota mengklakson dunia”. Kalimat itu menjadi pembuka di video kampanye kebijakan baru kepolisian Mumbai, India, untuk mengurangi bunyi klakson. Namanya The Punishing Signal. Itu adalah sistem baru yang dipasang di lampu lalu lintas.
Jika lampu merah menyala dan pengemudi terus-terusan membunyikan klakson, sistem akan bereaksi. Ketika suara sudah mencapai 85 desibel, lampu merah akan di-restart. Intinya, kian ribut klaksonnya, lampu merah justru makin lama.
”Orang-orang tetap mengklakson meski lampu merah menyala. Mungkin mereka pikir itu akan membuat lampunya berubah jadi hijau lebih cepat. Kami Kepolisian Mumbai ingin berbuat sesuatu untuk mengubah hal ini.” Demikian bunyi pernyataan polisi di video yang tengah viral di India tersebut seperti dikutip The Guardian.
Selama ini sepertinya memang ada keyakinan di antara para sopir di Mumbai. Yaitu, jika mereka mengklakson keras-keras, lampu akan berubah menjadi hijau dan mereka bisa kembali melaju. Alhasil, setiap kali lampu merah menyala, orang berlomba-lomba mengklakson. Ada pepatah lama di India yang berbunyi bahwa agar bisa berkendara dengan baik, ada empat hal yang dibutuhkan. Yaitu, mobil yang baik, mata yang sehat, keberuntungan, dan klakson yang bagus.
Berdasar indeks lalu lintas TomTom, Mumbai adalah kota paling macet keempat di dunia. Kemacetan mencapai 65 persen. Per tahun pengemudi rata-rata menghabiskan 8 hari dan 17 jam waktunya di kemacetan. Bisa dibayangkan bagaimana stres dan polusi suara yang harus dihadapi penduduk kota yang dulu bernama Bombay itu. Lalu lintas macet disertai dengan suara klakson yang terus berbunyi dari ratusan kendaraan menjadi makanan sehari-hari.
Komisioner Polisi Mumbai Madhukar Pandey menyayangkan sikap mayoritas para pengemudi di kotanya yang dinilai tidak bertanggung jawab. Menekan klakson dilakukan secara refleks tanpa berpikir efeknya.
”Mereka tidak hanya menyebabkan polusi suara, tapi juga melukai gendang telinga, meningkatkan detak jantung, menyebabkan stres, dan menambah keruwetan lalu lintas,” terangnya.
Pandey menjelaskan bahwa hampir semua orang di Mumbai tahu tentang kondisi lalu lintas yang karut-marut itu. Namun, tidak banyak yang dilakukan untuk mengatasinya. Karena itulah, ide The Punishing Signal diharapkan mampu mengatasi itu semua. Mau tak mau pengemudi akan dipaksa untuk bersabar dan mengendalikan tangannya agar tak memencet klakson. Jika tidak, mereka justru akan terjebak di lampu merah lebih lama.
Kebijakan tersebut tidak serta-merta langsung diterapkan. Proses uji coba sudah dilakukan sepanjang November dan Desember 2019. Saat ini pun belum semua lampu lalu lintas di kota berpenduduk 20 juta jiwa tersebut dipasangi alat pengukur suara klakson. Namun, ke depan di semua area terpasang alat itu. Beberapa kota lain di India tertarik untuk menerapkan hal serupa. Mayoritas lalu lintas kota-kota di India memang termasuk yang terburuk di dunia.
”Kami ingin mengatakan kepada pengemudi, mengklakson atau membuat suara ribut tidak akan membuat jalan lancar. Lalu lintas butuh waktu untuk bergerak. Paham?” tegas Juru Bicara Kepolisian Mumbai Pranaya Ashok.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
