Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Mei 2021 | 19.54 WIB

AS Wajibkan 5 Kondisi Ini Tetap Pakai Masker Meski Sudah Divaksin

CEK KONDISI: Merry Khristianti (kiri) dan Claudia Angelina mengecek masker yang akan mereka gunakan. Praktisi kesehatan meminta hindari beli masker eceran. (Riana Setiawan/Jawa Pos) - Image

CEK KONDISI: Merry Khristianti (kiri) dan Claudia Angelina mengecek masker yang akan mereka gunakan. Praktisi kesehatan meminta hindari beli masker eceran. (Riana Setiawan/Jawa Pos)

JawaPos.com - Amerika Serikat sudah hampir mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity hingga 70 persen orang divaksinasi. Hasilnya, orang yang telah divaksinasi penuh terhadap virus tidak perlu lagi menutup masker. Warga AS juga tidak perlu menjaga jarak.

Dilansir dari Science Times, Kamis (20/5), tetap ada kelompok masyarakat yang wajib memakai masker sekalipun sudah divaksinasi. Banyak penyakit dan kondisi umum yang memengaruhi jutaan orang Amerika dapat menyebabkan melemahnya sistem kekebalan, biasanya hingga derajat yang lebih rendah. Tubuh mungkin bereaksi secara tidak aktif terhadap penyerang, membuatnya lebih rentan terhadap infeksi dan virus seperti Covid-19. Siapa saja mereka?

1. Pasien Diabetes
Diabetes, misalnya, bisa menurunkan kekebalan seseorang. Menurut CDC, ada sekitar 34,2 juta orang yang hidup dengan kondisi tersebut di Amerika Serikat, dan 88 juta lainnya menderita pradiabetes.

2. Obesitas
Kondisi lainnya adalah obesitas, yang dapat dikaitkan dengan kekebalan yang lemah, serta 40 persen orang Amerika ditemukan mengalami obesitas.

3. Penyakit Komorbid
Kondisi lain yang dapat melemahkan sistem kekebalan antara lain penyakit komorbid seperti ginjal, hati, dan kanker, jantung.

4. Lansia
Kelompok lansia juga wajib memakai masker sekalipun sudah divaksinasi.

5. Minum Obat-obatan
Sebagian besar, penelitian yang baru-baru ini muncul menunjukkan mereka yang immunocompromised, atau mereka yang saat ini mengonsumsi obat yang mengganggu sistem kekebalan mereka, mungkin tidak memiliki banyak perisai dari vaksin Covid-19. Menurut laporan KSL.com, pedoman tersebut disertai dengan peringatan pula, bahwa jika seseorang mengalami kondisi atau sedang mengonsumsi obat-obatan yang melemahkan daya tahan tubuhnya, tentunya ia tidak dapat terlindungi sepenuhnya meskipun telah menjalani vaksinasi penuh.

Hal itu sesuai dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS. Para ahli menegaskan masih ada kebutuhan untuk memakai masker ketika berada di transportasi umum, panti jompo, rumah sakit, serta perawatan kesehatan lainnya, dan bahkan beberapa tempat kerja lokal dan bisnis lokal. Selain itu, anak-anak juga perlu menggunakan maske4 saat pergi ke sekolah.

Menurut Direktur CDC dr. Rochelle Walensky, orang dengan gangguan kekebalan perlu berbicara dengan dokter. Panduan CDC yang baru menetapkan kebutuhan untuk berbicara dengan penyedia layanan kesehatan jika terjadi kondisi kesehatan lainnya karena, meskipun setelah vaksinasi, mungkin seseorang masih perlu memakai masker.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore