Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Februari 2019 | 01.03 WIB

Buaya Ditemukan di Waduk, Aktivitas Pemancingan Terpaksa Dihentikan

Seekor buaya yang ditemukan di Waduk Lower Seletar, Singapura minggu lalu, ditangkap pada Sabtu (23/2). Buaya itu pertama kali ditemukan pada 14 Februari oleh petugas - Image

Seekor buaya yang ditemukan di Waduk Lower Seletar, Singapura minggu lalu, ditangkap pada Sabtu (23/2). Buaya itu pertama kali ditemukan pada 14 Februari oleh petugas

JawaPos.com - Seekor buaya yang ditemukan di Waduk Lower Seletar, Singapura minggu lalu, ditangkap pada Sabtu (23/2). Buaya itu pertama kali ditemukan pada 14 Februari oleh petugas.


Akibatnya semua kegiatan di air maupun pemancingan dihentikan. Pihak berwenang berhasil menjebaknya sekitar pukul 3 dini hari pada hari Sabtu.


"Buaya muara, panjangnya sekitar 1,7 meter. Buaya ini telah dipindahkan ke alam liar," kata petugas dilansir dari Channel News Asia pada Sabtu (23/2).


Menurut Dewan Taman Nasional, buaya muara adalah salah satu spesies buaya terbesar di dunia. Mereka memiliki moncong panjang dan ekor dengan punggung bukit. Buaya tersebut dapat tumbuh lebih dari 5 meter panjangnya.


Sejak penampakan pertama buaya, petugas telah melakukan patroli harian dan pengawasan malam. Pihak berwenang juga menyarankan masyarakat agar tidak mendekati tepi air.


Sebagai tindakan pencegahan tambahan, petugas mengatakan, mereka akan terus berpatroli di daerah itu untuk memastikan tidak ada lagi buaya.


Seletar Bawah akan tetap ditutup, dengan semua aktivitas air dan aktivitas penangkapan ikan dihentikan hingga pemberitahuan lebih lanjut. Ini untuk menjaga keamanan.

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore