JawaPos Radar

Gempa Berkekuatan 6,1 SR Hantam Jepang

18/06/2018, 14:50 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Gempa Berkekuatan 6,1 SR Hantam Jepang
Gempa 6,1 SR hantam Jepang (Kyodo News)
Share this image

JawaPos.com - Gempa berkekuatan 6,1 skala richter (SR) mengguncang Osaka yang merupakan kota metropolitan terbesar kedua di Jepang Senin pagi, (18/6). Pejabat pemerintah mengatakan, gempa tersebut menewaskan tiga orang serta menghentikan jalur pabrik di kawasan industri utama serta meledaknya saluran air.

Meski berkekuatan besar, tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan. Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan, pihak berwenang telah menangani kerusakan akibat gempa dan keselamatan warga adalah prioritas utama.

Badan Meteorologi Jepang menyatakan, episentrum gempa hanya berada di utara kota Osaka. Awalnya gempa yang mengguncang Osaka sebesar 5,9 SR namun kemudian naik menjadi 6,1 SR.

Sebuah rekaman menunjukkan saat saluran air meledak serta sebuah rumah yang terbakar saat gempa yang melanda Osaka terjadi pada pukul 08:00 pagi waktu setempat seperti dilansir Reuters pada Senin, (18/6).

Gempa tersebut melanda kawasan industri penting yang berada di Jepang bagian tengah. Banyak perusahaan ternama Jepang yang berbasis di Osaka bahkan menghentikan proses produksi mereka seperti Panasonic dan Daihatsu Motor.

Panasonic yang berbasis di Osaka mengatakan, mereka menghentikan produksi di dua pabriknya yang masing-masing memproduksi perangkat penerangan dan proyektor.

Sementara Toyota Motor Corp yang merupakan bagian dari Daihatsu Motor Corp mengatakan, pihaknya telah menghentikan produksi di pabrik mereka yang berada di Osaka dan Kyoto untuk melakukan pemeriksan kerusakan sementara.

Selain kerugian akibat kerusakan, melalui siaran NHK diketahui terdapat dua korban tewas atas peristiwa tersebut, yakni seorang lelaki lansia berusia 80 tahun dan gadis 9 tahun. Mereka dilaporkan tewas setelah tertimpa rak-rak buku saat gempa terjadi dan telah dikonfirmasi oleh Pemerintah Jepang.

(trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up