Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 April 2017 | 17.58 WIB

Obama Kembali Ke Hadapan Publik

MASIH DIRINDUKAN: Mantan Presiden AS Barack Obama berpidato untuk kali pertama setelah lengser di University of Chicago, Illinois, Senin (24/4). - Image

MASIH DIRINDUKAN: Mantan Presiden AS Barack Obama berpidato untuk kali pertama setelah lengser di University of Chicago, Illinois, Senin (24/4).

JawaPos.com - Barack Obama kembali ke hadapan publik. Senin (24/4) dia tampil sebagai pembicara di University of Chicago. Itu merupakan penampilan publik perdananya setelah tidak lagi menjabat presiden. Sebagaimana saat masih menjadi penguasa Gedung Putih, kata-kata tokoh 55 tahun tersebut tetap mampu membius audiens.


’’Apa saja yang terjadi selama saya tidak ada?’’ ujar suami Michelle LaVaughn Robinson tersebut di awal acara. Pada Senin siang, dia duduk di antara enam tokoh muda Chicago dan memandu perbincangan bertema organisasi kepemudaan.


Tapi, sampai acara berakhir dan Obama turun dari panggung, tidak satu komentar pun terlontar tentang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.


Menurut jubir tim penasihat Obama, absennya segala hal terkait dengan Trump dari dialog di Logan Center for the Arts itu bukanlah hal yang tidak disengaja. Sejak menyatakan kesediaannya menjadi pembicara di salah satu kampus terbaik dunia tersebut, Obama memang mengajukan syarat untuk tak membahas Trump. ’’Saat ini berkomentar tentang politik atau kebijakan penerusnya sangatlah tidak bijak,’’ kata sang jubir.


Jika dibandingkan dengan kota-kota lain di Negeri Paman Sam, Chicago jelas punya tempat istimewa di hati Obama. Sebab, di kota terbesar di Negara Bagian Illinois itulah bapak dua putri tersebut memulai karir politiknya.


Bersama keluarganya, dia juga sempat menjadi penduduk Chicago selama 16 tahun. Rencananya, di kota itu pula berdiri perpustakaan kepresidenan Obama.


Di awal karir politiknya, Obama pernah menjadi dosen di University of Chicago. Dia mengajar tentang undang-undang konstitusional. Kini, sebagai mantan presiden sekaligus mantan dosen, dia mengimbau kaum muda agar aktif berorganisasi.


Sebab, lewat organisasilah mereka akan mengenal politik. Organisasi pemuda, menurut dia, menjadi wadah yang paling tepat untuk menampung aspirasi politik para mahasiswa.


Dalam pandangannya sebagai mantan presiden, AS belum bisa lepas dari masalah krusial seperti kesenjangan ekonomi, perubahan iklim, keadilan dan kriminalitas. Tapi, masalah-masalah tersebut pasti bisa diatasi. ’’Di atas semua masalah itu, sebenarnya hal yang paling krusial adalah tidak adanya kepemimpinan yang tegas,’’ ungkapnya.


Setelah masa kepresidenannya berakhir Januari lalu, Obama sengaja menjauh dari sorot kamera. Meski tetap tinggal di Washington, keluarga sang presiden ke-44 AS tersebut jarang tampil di hadapan publik.


Media juga hanya beberapa kali memberitakan kegiatan informal Obama. Di antaranya, saat dia meneken kontrak memoar bersama sang istri dan saat berlibur bersama Sir Richard Branson. (Reuters/newyorktimes/hep/c22/any)

Editor: Dwi Shintia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore