
PANGGUNG KESUKAAN: Presiden AS Donald Trump dan first lady Melania Trump dalam rally Make America Great Again di Orlando-Melbourne International Airport, Florida, AS, kemarin WIB.
JawaPos.com - Tidak ada yang meragukan kehebatan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam berkampanye. Setelah menghadapi keruwetan di Gedung Putih selama sebulan menjabat commander in chief, taipan 70 tahun itu menemukan kegembiraan yang dia dapat dalam dua tahun terakhir. Yakni, berada di panggung kampanye.
Sabtu (18/2) waktu setempat atau kemarin WIB, orang paling berkuasa di dunia tersebut menyapa massa di Kota Melbourne, Brevard County, Negara Bagian Florida. ’’Saya di sini karena ingin berada di tengah teman-teman dan masyarakat,’’ kata pemilik Trump Tower tersebut.
Hangar Orlando-Melbourne International Airport pun menjadi semeriah venue kampanye. Ada panggung. Terdapat iringan musik. Juga ada spanduk dan kerumunan yang tak henti mengelu-elukan Trump. Seperti saat kampanye pemilihan presiden (pilpres), massa didominasi pria kulit putih.
Sejak masa kampanye, Trump selalu menyebut pria kulit putih dari kalangan menengah sebagai kategori warga yang paling diabaikan di Negeri Paman Sam. Terutama pada masa pemerintahan mantan Presiden Barack Obama. Maka, kali ini dia menjadikan mereka sebagai prioritas dalam pemerintahannya. ’’Mulai sekarang semuanya berubah,’’ ujar pebisnis Manhattan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Trump kembali menegaskan janjinya untuk merampingkan pemerintahan. Selain itu, dia bakal memperkukuh militer, memperketat imigrasi, dan menghapuskan Obamacare. Meski saat ini kebijakan imigrasinya terganjal gugatan, presiden ke-45 tersebut tidak putus asa. Dia mengaku merumuskan kebijakan baru untuk membuat perintah eksekutifnya tentang imigrasi bisa tetap diterapkan.
’’Kami tidak menyerah. Kami tidak akan pernah menyerah,’’ kata Trump tentang pengetatan aturan imigrasi.
Rencananya, Gedung Putih memublikasikan kebijakan imigrasi baru pada hari ini (20/2). Rumor yang santer beredar menyebutkan bahwa kebijakan itu berbentuk memo. Bukan perintah eksekutif seperti yang dia teken pada 27 Januari.
Trump menyiapkan dua memo yang dialamatkan ke Immigration and Customs Enforcement (ICE) dan Customs and Border Protection (CBP). Departemen Keamanan Dalam Negeri yang dipimpin Menteri John Kelly memberikan restu pada dua memo tersebut. Kini memo yang Trump sebut sebagai panduan penerapan kebijakan imigrasi superketatnya itu dibahas para pejabat Gedung Putih.
Dalam rally di Florida tersebut, Trump juga kembali menyindir media di hadapan para pendukungnya. Ayah Ivanka itu menyatakan, saat ini banyak media AS yang tidak jujur. ’’Mereka adalah bagian dari sistem yang korup,’’ ujarnya. Karena itu, dia mengimbau publik untuk lebih bijaksana dan berhati-hati dalam menyerap informasi.
Dalam kesempatan tersebut, Trump menegaskan, pilihannya untuk berkomunikasi langsung dengan publik lewat media sosial merupakan salah satu cara meminimalkan kesalahpahaman. ’’Saya ingin berbicara langsung kepada Anda semua tanpa perlu saringan (media penyebar, Red) berita bohong,’’ katanya. Kamis (16/2), dia juga memaparkan hal yang sama dalam jumpa pers 77 menit di Gedung Putih.
Mengenai berita bohong dan media yang tidak netral, Kepala Staf Gedung Putih Reince Priebus juga angkat bicara. Dalam wawancara dengan CBS yang tayang kemarin (19/2), dia menyatakan bahwa Trump dan pemerintahannya menjadi korban kepalsuan media. Karena itu, dia memperingatkan media agar tidak main-main dengan pemerintah. Sebab, Gedung Putih tidak akan segan bertindak.
’’Inti masalahnya adalah media kerap menyampaikan berita tidak benar seperti yang New York Times lakukan mengenai hubungan pemerintah dengan Rusia. Begitu berita tersebut tersebar, Wall Street Journal pun lantas memublikasikan berita ngawur tentang hubungan intelijen dan presiden. Dua berita itu tidak benar dan terlalu dilebih-lebihkan. Semua itu sampah,’’ ungkap Priebus.
Meski Gedung Putih masih gonjang-ganjing karena skandal Michael Flynn dan tak kunjung sempurnanya kabinet, Trump menegaskan bahwa pemerintahannya solid. ’’Gedung Putih lancar. Sangat lancar,’’ tegasnya.
Suami Melania Knauss tersebut sengaja mengabaikan fakta bahwa pemerintahannya terbelah. Bukan hanya politisi Partai Demokrat, kalangan Partai Republik pun banyak yang mengeluhkan kinerja Trump.
Jika mantan The Apprentice host itu tampil dengan kebiasaannya yang ceplas-ceplos dan cenderung mau menang sendiri, tidak demikian dengan Melania. Kali ini ibu negara yang jarang muncul di hadapan publik tersebut tampil beda. Perempuan 46 tahun itu terlihat lebih berani menyuarakan aspirasinya di hadapan massa pendukung sang suami. Bahkan, di awal acara, dia memimpin massa berdoa Bapa Kami.
’’Saya akan selalu jujur pada diri saya sendiri dan jujur kepada Anda semua. Tak peduli apa yang mereka katakan tentang saya,’’ kata Melania saat menanggapi suara miring tentangnya.
Ibu satu anak tersebut menegaskan bahwa dirinya akan menepati janjinya untuk membela kaum perempuan dan anak-anak. Dia yakin, di bawah kepemimpinan sang suami, AS menjadi lebih makmur dan lebih aman.
Sabtu lalu, Trump mengundang seorang pendukungnya naik panggung. Aksi spontan mengajak Gene Huber ke podium itu langsung membuat Secret Service mendelik. Sebaliknya, Huber yang mengaku datang sejak pukul 04.00 tersebut girang bukan kepalang. ’’Terima kasih, Pak Presiden. Terima kasih,’’ ujarnya setelah memeluk Trump. Pria yang berkerja sebagai salesman itu pun langsung menjadi sorotan media.
Sebelum menemui para pendukungnya, Trump sempat berbicara sebentar dengan beberapa awak media di Air Force One. Dia mengakui bahwa apa yang dia lakukan di Florida tersebut adalah kampanye. Yakni, mengampanyekan misinya untuk membuat AS jaya kembali.
’’Hidup adalah kampanye. Make America Great Again adalah kampanye. Itu tidak mudah diwujudkan jika musuh kami adalah media yang korup,’’ ucapnya. (AFP/Reuters/hep/c22/sof/tia)

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
