
TAK TAKUT TERBAKAR: Ramadan Odwan merapikan rambut pelanggannya dengan semburan si jago merah.
JawaPos.com - Salon Ramadan Odwan sedang menjadi buah bibir masyarakat Jalur Gaza. Ada yang hot di sana. Pria 37 tahun tersebut tidak sekadar merapikan atau memangkas rambut, tapi juga membakarnya. Dia benar-benar menggunakan api. Karena itu, salon miliknya menjadi hot dalam arti sesungguhnya. Panas.
”Orang-orang sini menyukai atraksi saya. Mereka tidak takut dan malah berlomba-lomba mencobanya,” kata Odwan di salonnya di Kota Rafah. Minggu (5/2), salon yang dikelola sendiri oleh Odwan itu terlihat begitu ramai. Para pengunjung antre menunggu giliran. Mereka tak sabar menunggu Odwan membakar rambut mereka. Untuk alat bakar, Odwan menggunakan kaleng hair spray.
”Masyarakat sini suka pengalaman baru rupanya,” kata Odwan. Dia senang karena atraksi bakar rambut tersebut membuat salonnya tak pernah sepi. Namun, keamanan dan keselamatan pelanggan tetap menjadi prioritas utama. Karena itu, sebelum beraksi, Odwan mengoleskan krim khusus pada kepala dan wajah pelanggan. Krim anti-api itu membuat api tak menjalar ke wajah.
Dia menyebutkan, tujuan utama membakar rambut adalah menjadikannya terlihat lebih lurus. Dengan rambut lurus, penampilan pelanggan terlihat jauh lebih rapi. Sebenarnya, teknik meluruskan serta merapikan rambut dengan api bukan baru diterapkan Odwan. Selama bertahun-tahun, para penata rambut dan tukang cukur melakukannya. Hanya, teknik mereka tidak seunik Odwan.
”Kendali ada di tangan saya. Saya harus bisa memperhitungkan dengan tepat, kapan saya menyalakan api dan mematikannya,” tutur Odwan. Setiap kali beraksi, dia hanya menyalakan api 10–15 detik. Sejak sensasi rambut terbakar ditambahkan dalam daftar menu di salonnya sekitar dua bulan lalu, belum ada pelanggan yang celaka atau komplain.
Untuk atraksi baru tersebut, Odwan memasang tarif 20 shekel atau sekitar Rp 69 ribu. Meski jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan tarif normal, teknik baru Odwan sangat digemari. Pria yang menjadi penata rambut selama 18 tahun terakhir itu pun bangga. Apalagi, krim anti-api yang menjadi pelengkap atraksi adalah racikannya. ”Ini bukti bahwa Palestina tidak kalah dengan negara-negara lain,” ucapnya. (Reuters/hep/c18/any/tia)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
