
Photo
JawaPos.com - Sebanyak 12 dokter di Singapura membuat surat terbuka soal vaksin Covid-19 dan menjadi viral. Pemerintah Singapura memberi tanggapan atas surat terbuka oleh 12 dokter yang meminta anak-anak untuk diberikan vaksin Covid-19 selain vaksin dengan metode mRNA. Para dokter khawatir efek sampingya tidak diketahui selama jangka panjang.
Menurut otoritas berwenang kekhawatiran itu tak berdasar. Tak ada bukti juga jika vaksin dengan metode selain mRNA lebih aman daripada vaksin mRNA seperti Pfizer dan Moderna.
"Tidak ada bukti bahwa vaksin virus yang tidak aktif (Sinovac dan Sinopharm) menunjukkan kemanjuran yang lebih tinggi terhadap varian Covid-19 daripada vaksin berbasis messenger RNA (mRNA)," kata komite ahli yang ditunjuk pemerintah untuk vaksinasi Covid-19 di Singapura.
Baca juga: Singapura Izinkan Sinovac tapi Tak Gratis, Klinik Swasta Berebut
"Kami telah mencatat pesan di media sosial yang menyatakan bahwa vaksin mRNA Covid-19 tidak efektif terhadap (varian yang menjadi perhatian) dan bahwa vaksin virus Covid-19 yang tidak aktif akan memberikan perlindungan yang unggul," kata panitia dalam rilis media.
Dua vaksin yang saat ini digunakan dalam program vaksinasi nasional Singapura yakni Pfizer-BioNTech dan Moderna didasarkan pada teknologi mRNA. Keduanya direkomendasikan oleh komite ahli dan disahkan oleh Otoritas Ilmu Kesehatan (HSA) di bawah Jalur Akses Khusus Pandemi (PSAR).
Baca juga: Alergi Pfizer, Gratis Pakai Sinovac, Singapura Tunjuk 20 Klinik Swasta
Komite mengatakan penilaiannya berdasarkan tinjauan data dan bukti secara kontinyu. Bahwa vaksin mRNA resmi aman dan sangat efektif dan terus menunjukkan perlindungan terhadap varian virus.
"Vaksin virus Covid-19 yang tidak aktif memiliki perlindungan yang bervariasi dan saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa vaksin virus yang tidak aktif menunjukkan kemanjuran vaksin yang lebih tinggi terhadap (varian yang menjadi perhatian) daripada vaksin mRNA," kata komite tersebut.
Singapura memiliki 200 ribu dosis Sinovac dengan menggunakan metode virus yang tidak aktif. Klarifikasi ini menanggapi surat terbuka dari para dokter. Sebelas dari 12 dokter kemudian mencabut pernyataan mereka.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
