
Britain
JawaPos.com − Penularan virus SARS-CoV-2 varian baru, B.1.1.7, di Inggris kian tak terkendali. Pemerintah terpaksa kembali mengambil keputusan lockdown, Selasa (5/1). Itu disebabkan sistem kesehatan hampir ambruk karena banyaknya pasien Covid-19 yang dirawat. Itu adalah lockdown nasional ketiga yang diterapkan di Inggris.
’’Di Inggris, kami harus melakukan lockdwon nasional yang cukup berat demi menahan virus ini. Artinya, pemerintah sekali lagi menginstruksikan kalian untuk tinggal di rumah saja,’’ terang Perdana Menteri Boris Johnson Senin (4/1) seperti dikutip CNN.
Skotlandia yang masuk dalam kekuasaan Inggris memberlakukan hal serupa. Sementara itu, Wales dan Irlandia Utara melakukannya lebih dulu. Kebijakan lockdown tersebut berlaku selama enam pekan. Pada 15 Februari, pemerintah akan mengevaluasi apakah sudah cukup atau malah perlu diperpanjang.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
