Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 Agustus 2022 | 03.16 WIB

Taiwan Memanas, Tiongkok Marah dan Luncurkan Rudal hingga 11 Kali

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Tiongkok meluncurkan serangan rudal ke Taiwan sebagai ungkapan kemarahan atas kedatangan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. Tiongkok marah karena mengklaim Taiwan merupakan bagian dari wilayahnya.

Tiongkok menembakkan beberapa rudal di sekitar Taiwan pada Kamis (4/8) dan menggelar latihan militer yang belum pernah terjadi sebelumnya sehari setelah kunjungan Nancy Pelosi. Latihan itu yang terbesar di Selat Taiwan.

Kementerian pertahanan Taiwan mengatakan ada sebanyak 11 rudal balistik Dongfeng Tiongkok telah ditembakkan di perairan sekitar pulau itu. Terakhir kali Tiongkok menembakkan rudal ke perairan sekitar Taiwan adalah pada 1996.

Para pejabat Taiwan mengutuk latihan tersebut, dengan mengatakan bahwa latihan tersebut melanggar aturan PBB. Taiwan menilai Tiongkok menyerang ruang teritorialnya dan merupakan tantangan langsung terhadap navigasi udara dan laut yang bebas.

Ketegangan telah meningkat menjelang kunjungan Pelosi. Sebelum latihan Kamis (4/8) secara resmi dimulai, kapal-kapal angkatan laut dan pesawat militer Tiongkok sudah bersiaga dan secara singkat melintasi garis tengah Selat Taiwan.

Taiwan mengerahkan jet dan sistem rudal untuk melacak beberapa pesawat Tiongkok yang melintasi garis. "Jet tempur itu terbang masuk dan kemudian terbang keluar, lagi, dan lagi. Mereka terus mengganggu kami," kata sumber Taiwan tersebut.

Tiongkok yang mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya sendiri menegaskan bahwa itu adalah urusan dalam negeri Tiongkok. Dan siapapun yang memprovokasi akan mendapat hukuman. Penduduk Taiwan sudah lama terbiasa dengan ancaman Beijing.

Pernyataan Keras Tiongkok

Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi menyebut kunjungan Pelosi ke Taiwan sebagai tindakan tidak bertanggung jawab. "Tindakan sangat tidak rasional," katanya.

Wang mengatakan Tiongkok telah melakukan upaya diplomatik sepenuhnya untuk mencegah krisis, tetapi tidak akan pernah membiarkan kepentingan intinya dilukai. Sebelumnya Presiden Xi Jinping juga sudah memperingatkan AS agar jangan bermain api.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore