
Israel
JawaPos.com - Pemerintah Israel mengeluarkan sebuah pemberitahuan bagi ribuan migran Afrika untuk pergi dari Israel atau menghadapi hukuman penjara. Para migran akan diberikan sampai USD 3.500 untuk meninggalkan Israel dalam 90 hari ke depan.
Mereka akan diberi pilihan untuk pergi ke negara asal mereka atau negara lain. Jika mereka tidak pergi, pihak berwenang Israel mengancam akan memenjarakan mereka pada bulan April.
Pemerintah Israel mengklaim perginya mereka dalam bentuk yang manusiawi dan sukarela. Perintah tersebut merupakan bentuk pembebasan dari anak-anak, orang tua, korban perbudakan, dan perdagangan manusia.
Seorang Juru Bicara Otoritas Kependudukan dan Imigrasi Israel mengatakan, saat ini ada 38.000 penyusup di Israel. Di antaranya hanya 1.420 yang ditahan.
Israel menggunakan istilah penyusup untuk menggambarkan orang-orang yang tidak memasuki negara tersebut melalui perbatasan resmi.
Banyak migran berasal dari Eritrea dan Sudan mengatakan, mereka datang ke Israel untuk mencari suaka setelah melarikan diri dari penganiayaan dan konflik. Namun pihak berwenang menganggap mereka sebagai migran mencari ekonomi yang lebih baik.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan, masuknya migran Afrika yang tidak terkendali dapat mengancam karakter Yahudi bangsa Israel.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
