
Ilustrasi populasi kucing liar di Siprus. (wirestock/freepik).
JawaPos.com - Pulau kecil Siprus tengah menghadapi masalah tak biasa mengenai populasi kucing liar yang nyaris setara dengan jumlah penduduknya.
Kondisi ini membuat pemerintah dan aktivis satwa kewalahan menekan laju pertumbuhan kucing yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
Pemerintah Siprus memperkirakan terdapat sekitar satu juta kucing liar di seluruh wilayah, jumlah yang hampir sebanding dengan total penduduk negara yang terletak di Laut Mediterania itu.
Dilansir dari AP News, Komisioner Lingkungan Antonia Theodosiou mengungkapkan bahwa program sterilisasi yang ada belum mampu mengatasi masalah populasi kucing yang kian membengkak.
“Program ini baik, tetapi harus diperluas,” ujar Antonia.
Saat ini, program itu hanya mampu mensterilkan sekitar 2.000 ekor kucing per tahun dengan anggaran 100 ribu euro (sekitar Rp 1,92 miliar).
Menanggapi situasi itu, Menteri Lingkungan Maria Panayiotou mengumumkan pada 4 Oktober yang bertepatan dengan World Animal Day, bahwa pemerintah akan menaikkan dana sterilisasi menjadi 300 ribu euro (sekitar Rp 5,76 miliar) per tahun.
Dana itu akan disalurkan ke pemerintah daerah untuk bekerja sama dengan dokter hewan swasta dalam melakukan sterilisasi terhadap kucing liar yang ditangkap kelompok konservasionis.
Langkah ini disambut positif, tetapi sejumlah pihak menilai peningkatan anggaran saja tidak cukup. Ketua Komite Lingkungan Parlemen, Charalambos Theopemptou menegaskan bahwa diperlukan rencana jangka panjang agar kebijakan ini efektif.
Menurut Presiden Asosiasi Dokter Hewan Siprus, Demetris Epaminondas penyebab utama ledakan populasi kucing adalah minimnya pengendalian reproduksi, terutama di kawasan perkotaan.
Demetris menyarankan agar pemerintah bekerja sama dengan klinik hewan swasta dan kelompok konservasionis untuk melakukan sterilisasi massal secara gratis dan terkoordinasi.
Selain itu, kelompok relawan seperti Cat Alert dan Friends of Larnaca Cats juga berperan aktif menangani kucing liar. Namun, mereka menilai jumlah kucing yang berhasil ditangkap dan disterilkan masih seperti ‘setetes air di lautan’ jika dibandingkan dengan total populasi yang terus bertambah.
***

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
