
Kondisi tumpukan sampah. (West Management Association of Malaysia)
JawaPos.com – Swedia kini dikenal sebagai negara yang membutuhkan pasokan sampah dari luar negeri.
Dilansir dari laman Frost and Sullivan Institute pada Senin (15/9), langkah ini dilakukan bukan karena kekurangan limbah domestik, melainkan karena sistem pengelolaan sampahnya sangat efisien. Kebijakan tersebut menjadikan sampah sebagai sumber daya berharga bagi energi dan industri.
Negara Skandinavia ini menerapkan konsep ekonomi sirkular sebagai landasan strateginya. Model ini memprioritaskan penggunaan kembali, perbaikan, dan daur ulang agar material tetap bermanfaat.
Dengan sistem tersebut, Swedia berhasil menekan sampah rumah tangga yang berakhir di tempat pembuangan akhir menjadi kurang dari 1 persen.
Saat ini, 52 persen sampah di Swedia diubah menjadi energi melalui pembakaran terkendali. Sementara itu, 47 persen lainnya didaur ulang menjadi produk baru. Angka ini jauh melampaui rata-rata global yang masih membuang lebih dari 30 persen sampah ke TPA.
Keberhasilan ini mendorong Swedia mengimpor sampah dari negara lain untuk menjaga pasokan energi.
Sampah yang masuk diolah menjadi listrik dan panas untuk rumah tangga. Praktik tersebut memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga target lingkungan nasional.
Swedia menargetkan menjadi negara kesejahteraan pertama yang bebas bahan bakar fosil pada 2045. Ekonomi sirkular dipandang sebagai kunci mencapai tujuan iklim tersebut. Pemerintah dan masyarakat berkolaborasi melalui kebijakan, teknologi, serta kesadaran publik yang tinggi.
Sistem ini lahir dari perencanaan dan inovasi kebijakan selama puluhan tahun. Edukasi masyarakat dilakukan untuk memastikan pemilahan sampah berjalan efektif. Kesadaran lingkungan yang tinggi membuat warga mendukung pengelolaan limbah secara berkelanjutan.
Swedia membuktikan bahwa sampah dapat menjadi komoditas penting bagi ketahanan energi. Upaya ini menjadikan negara tersebut sebagai pemimpin global dalam pengelolaan limbah.
Kesuksesan Swedia menjadi contoh bagi dunia dalam mengubah masalah sampah menjadi peluang berkelanjutan. (*)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
