Korban anak di Gaza Palestina karena serangan Israel. (Terre Des Hommes)
JawaPos.com – Komite PBB untuk Hak-Hak Penyandang Disabilitas (CRPD) melaporkan dampak serius perang Gaza terhadap anak-anak Palestina.
Dilansir dari laman Al-Jazeera pada Kamis (2/9), Setidaknya 21.000 anak dilaporkan menjadi cacat sejak serangan Israel dimulai hampir dua tahun lalu.
Selain itu, sekitar 40.500 anak mengalami cedera baru yang terkait langsung dengan perang. Lebih dari separuh dari jumlah tersebut berujung pada kondisi disabilitas permanen.
Laporan CRPD (Konvensi Hak Penyandang Disabilitas) juga mengungkapkan meningkatnya kasus malnutrisi anak di Gaza. Sistem Klasifikasi Fase Keamanan Pangan Terpadu (IPC) memperkirakan 132.000 anak di bawah lima tahun berisiko meninggal pada Juni 2026 akibat kekurangan gizi akut.
Kondisi ini diperburuk oleh bencana kelaparan yang dinyatakan secara resmi di wilayah kantong tersebut. Situasi tersebut semakin menekan keberlangsungan hidup anak-anak dan keluarga mereka.
Perintah pengungsian paksa Israel sering kali tidak ramah terhadap penyandang disabilitas. Mereka yang memiliki gangguan pendengaran atau penglihatan kesulitan mengakses informasi evakuasi.
Akibatnya, banyak warga tidak dapat menyelamatkan diri ketika serangan berlangsung. Hal ini menimbulkan kondisi yang disebut CRPD sebagai evakuasi yang mustahil dilakukan.
Penyandang disabilitas terpaksa mengungsi dalam kondisi tidak aman dan tidak bermartabat. Banyak yang harus merangkak di pasir atau lumpur tanpa alat bantu mobilitas.
Laporan menyebutkan 83 persen penyandang disabilitas kehilangan perangkat penting seperti kursi roda, tongkat, atau prostetik. Sebagian besar tidak mampu membeli alternatif, bahkan sekadar kereta keledai.
CRPD menyoroti pembatasan Israel terhadap bantuan kemanusiaan yang sangat berdampak pada penyandang disabilitas. Alat bantu mobilitas dianggap sebagai barang dengan fungsi ganda sehingga tidak diperbolehkan masuk.
Akibatnya, banyak penyandang disabilitas kehilangan akses terhadap bantuan makanan, air bersih, dan sanitasi. Mereka akhirnya bergantung sepenuhnya pada orang lain untuk bertahan hidup.
Komite PBB menegaskan pentingnya perlindungan terhadap anak-anak penyandang disabilitas di Gaza. Israel didesak untuk mengadopsi protokol evakuasi yang mempertimbangkan kebutuhan kelompok rentan ini.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
