Ilustrasi murid di Uni Emirat Arab yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dalam proses belajar di kelas modern (Gulf News)
JawaPos.com - Uni Emirat Arab (UEA) terus menunjukkan langkah visioner dengan menempatkan pendidikan sebagai inti strategi transformasi teknologi nasional.
Melalui penerapan kecerdasan buatan (AI) di sekolah, negara ini berupaya membangun "Sekolah Masa Depan" yang mampu mencetak generasi kreatif untuk menghadapi tantangan era digital.
Langkah ini diwujudkan dengan pengenalan kurikulum pemrograman dan analisis data sejak dini, pembangunan laboratorium AI dan robotika di sekolah, hingga pemberdayaan guru dengan perangkat pintar.
Sistem evaluasi berbasis AI kini membantu guru memantau kinerja siswa secara real time, sementara asisten virtual menyediakan dukungan belajar baik di dalam maupun luar kelas.
Menteri Pendidikan UEA, Sarah Al Amiri, menegaskan bahwa sekolah di seluruh UEA siap menyambut hampir satu juta siswa untuk tahun ajaran 2025–2026.
"Para guru menerima pelatihan ekstensif mengenai kecerdasan buatan, baik sebagai mata pelajaran maupun sebagai alat pengajaran, dengan dukungan kerangka pelatihan yang terstruktur," ujarnya, dikutip dari Gulf News, Sabtu (23/8/2025).
Lebih jauh, Al Amiri menjelaskan bahwa para pendidik dibimbing untuk mengintegrasikan AI dalam pekerjaan sehari-hari sembari mengikuti perkembangan terkini.
"Mekanisme pelatihan inovatif ini tidak hanya memperkuat sistem pendidikan UEA, tetapi juga menjadi pelajaran berharga bagi model pendidikan di seluruh dunia," katanya.
Sebagai bagian dari persiapan tahun ajaran baru, sembilan sekolah baru dibuka di berbagai wilayah, sementara 465 sekolah telah menjalani pemeliharaan menyeluruh.
"Guru dilatih dalam bidang komputasi, dan kami memiliki para spesialis di bidang ini. Kami juga memastikan lingkungan belajar yang modern dan aman bagi siswa," jelas Al Amiri.
Selain itu, 25.345 siswa baru tercatat mendaftar, 830 pendidik direkrut, 10 juta buku teks dicetak, serta 46.888 laptop didistribusikan ke siswa untuk memperkuat pendidikan digital.
Pemerintah juga memperkenalkan sistem penilaian berkelanjutan untuk kelas satu hingga empat, yang memungkinkan guru memberikan umpan balik lebih efektif dan memperkuat keterampilan berpikir kritis siswa.
Di sisi lain, transformasi digital juga menyentuh dunia pengetahuan. Ketua Abu Dhabi Arabic Language Centre (ALC), Dr. Ali Bin Tamim, menekankan pentingnya digitalisasi publikasi.
"Pusat Bahasa Arab Abu Dhabi berkomitmen mendigitalkan buku-buku kami, agar generasi baru lebih mudah mengakses pengetahuan sekaligus memperkuat posisi bahasa Arab di era digital," tuturnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
