
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam rencana Prancis untuk mengakui Negara Palestina sebagai “hadiah bagi terorisme.” (reuters)
JawaPos.com - Jumlah negara yang mengakui Palestina sebagai negara berdaulat terus bertambah. Terbaru adalah Prancis. Keputusan itu disampaikan langsung oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron lewat akun media sosialnya.
Pertimbangan utama Macron adalah untuk perdamaian. Keputusan Prancis itu akan disampaikan pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada September mendatang. "Sejalan dengan komitmen bersejarah untuk perdamaian yang adil dan abadi di Timur Tengah, saya memutuskan Prancis akan mengakui Negara Palestina," kata dia.
Dia menegaskan pengumuman resmi dukungan Prancis itu akan dia sampaikan langsung di Sidang Umum PBB pada September depan. Sambil menunggu momen sidang umum itu, Macron mendesak untuk mengakhiri perang di Gaza.
"Serta memberikan bantuan kepada warga sipil. Perdamaian itu mungkin terjadi," tandas Macron, yang belum lama ini berkunjung ke Indonesia.
Sementara itu pemerintah Prancis menegaskan sikap mereka untuk perdamaian di Palestina, khususnya Gaza. Mereka tetap konsisten menentang keberadaan Hamas, yang menurut mereka sebagai kelompok militan di Palestina. Secara tegas Prancis menyebut Hamas sebagai organisasi teroris.
Seperti dilansir oleh AFP, Menteri Luar Negeri (Menlu) Prancis Jean-Noel Barrot mengatakan, Hamas selalu mengesampingkan solusi dua negara. 'Dengan mengakui Palestina, Prancis menentang organisasi teroris itu," tegas Jean-Noel Barrot pada Jumat (25/7).
Dengan hadirnya Prancis, maka sekarang sudah ada 142 negara yang mengakui status kenegaraan Palestina. Sementara Amerika Serikat (AS) dan Israel berada di pihak seberang. Bahkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, keputusan Prancis itu sama saja memberikan imbalan kepada teror. Serta berpotensi menimbulkan ancaman eksistensial. Kemudian juga menyediakan landasan peluncuran untuk memusnahkan Israel.
"Kami dengan keras mengecam keputusan Presiden Macron untuk mengakui negara Palestina di dekat Tel Aviv pasca-pembantaian 7 Oktober," tulis Netanyahu di akun X miliknya.
Menurut Netanyahu, Palestina tidak menginginkan negara di samping Israel. Menurut Netanyahu, Palestina menginginkan negara pengganti Israel.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
