
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. (Dok. Gov.uk)
JawaPos.com - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyetujui beberapa kesepakatan guna mempererat kembali hubungan antara Inggris dan Uni Eropa dalam sebuah pertemuan yang digelar di London pada Senin (19/5).
Dalam sebuah pernyataan resmi yang dipublikasikan pemerintah Inggris, hal tersebut merupakan kemitraan strategis baru antara Inggris dan Uni Eropa untuk pembaruan agenda kerja sama antara keduanya. Komitmen ini akan diwujudkan dalam kerja sama di sektor keamanan, pertahanan, dan pembangunan.
Dilansir dari Reuters, kesepakatan dengan Uni Eropa ini merupakan yang pertama yang dilakukan Inggris sejak memutuskan untuk keluar dari organisasi regional tersebut sembilan tahun yang lalu.
"Sudah waktunya untuk melihat ke depan. Untuk beralih dari perdebatan lama yang basi dan pertikaian politik untuk menemukan solusi praktis yang masuk akal dan terbaik bagi warga Inggris," tulis pernyataan resmi Starmer.
Reuters melaporkan bahwa salah satu inti dari kesepakatan baru tersebut adalah pakta pertahanan dan keamanan. Kesepakatan ini memungkinkan Inggris untuk ambil bagian dalam pengadaan bersama dalam bentuk apapun sekaligus memberi jalan bagi perusahaan-perusahaan Inggris untuk terlibat dalam program pertahanan Uni Eropa yang bernilai 150 miliar euro atau $167 miliar.
Keduanya juga menyepakati perjanjian dalam bidang perikanan, yang akan memungkinkan kapal dari Uni Eropa memiliki akses ke perairan Inggris dalam jangka waktu 12 tahun. Sebaliknya, Inggris juga akan memiliki akses yang sama terhadap perairan Uni Eropa.
Selain itu, kesepakatan tersebut juga mencakup pelonggaran birokrasi impor dan ekspor untuk makanan serta minuman bagi Inggris secara permanen. Dengan demikian, produsen makanan kecil di Inggris tidak akan kesulitan lagi untuk mengekspor produknya ke Eropa.
Berdasarkan pernyataan Starmer, pelonggaran birokrasi tersebut diharapkan dapat menambah pendapatan Inggis hingga 9 miliar pound atau $12 miliar pada tahun 2040.
Inggris juga menyetujui skema ‘mobilitas pemuda’ dan bergabung kembali dalam program pertukaran pelajar melalui Erasmus+. Detail mengenai skema ini masih terbatas dan akan diumumkan selebihnya pada masa mendatang.
Selain itu, kesepakatan baru ini menawarkan manfaat nyata bagi warga Inggris seperti penggunaan e-gate yang lebih cepat di bandara Uni Eropa sehingga memberikan akses yang lebih luas bagi pemegang paspor Inggris.
“Ini adalah pertemuan Inggris-Uni Erropa yang pertama. Ini menandai era baru dalam hubungan kita dan kesepakatan ini merupakan hasil yang saling menguntungkan,” ujar Starmer dalam pernyataan resminya.
(*)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
