
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menyampaikan pidato dalam kunjungannya di Riyadh, Arab Saudi (Alex Brandon/AP Photo)
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah memulai kunjungannya di negara-negara Timur Tengah selama tiga hari yang diawali dengan bertandang ke Riyadh, Arab Saudi pada Selasa (13/5) berhasil menyepakati komitmen investasi hingga 600 miliar dollar dari Arab Saudi.
Dilansir dari The Guardian, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dalam pertemuannya dengan Trump berjanji bahwa investasi itu mencakup 20 miliar dollar untuk pusat data kecerdesan buatan, pembelian peralatan energi senilai 14,2 miliar dollar, dan hampir 5 miliar dollar untuk jet Boeing 737-8.
The Guardian juga melaporkan bahwa rincian komitmen investasi masih samar dan beberapa program telah dimulai di bawah pemerintahan Joe Biden, sehingga angka yang dikeluarkan totalnya bisa tidak mencapai 600 miliar dollar.
Meskipun demikian, dalam pernyataan di laman resmi White House, komitmen Arab Saudi untuk berinvestasi di Amerika Serikat ini Bertujuan untuk memperkuat keamanan energi, industri pertahanan, kepemimpinan teknologi, dan akses AS terhadap infrastruktur global dan sumber mineral penting.
Selain itu, hal ini juga merupakan upaya untuk membangun hubungan ekonomi kedua negara yang akan bertahan untuk beberapa generasi mendatang.
"Kesepakatan yang dirayakan hari ini adalah hal bersejarah dan transformatif bagi kedua negara dan mewakili era keemasan baru dalam kemitraan antara Amerika Serikat dan Arab Saudi," demikian bunyi pernyataan dalam White House.
Presiden Trump juga menyepakati kemitraan teknologi dan perjanjian penjualan senjata senilai 142 miliar dollar untuk Arab Saudi yang disebut White House sebagai 'perjanjian pertahanan terbesar dalam sejarah.'
Kesepakatan ini bertujuan untuk menyediakan peralatan dan layanan perang canggih bagi Arab Saudi dalam meningkatkan kemajuan angkatan udara, pertahanan udara dan rudal, keamanan maritim dan pesisir, keamanan perbatasan dan modernisasi pasukan darat, hingga sistem informasi dan komunikasi.
Amerika Serikat juga sepakat untuk memberikan pelatihan dan dukungan ekstensif untuk membangun kapasitas angkatan bersenjata Arab Saudi, termasuk peningkatan akademi dan layanan medis militer.
"Kesepakatan ini merupakan investasi signifikan dalam pertahanan dan keamanan regional Arab Saudi, yang dibangun di atas sistem dan pelatihan dari Amerika," tulis pernyataan dari laman resmi The White House.
Setelah bertandang daru Arab Saudi, kunjungan Presiden Trump akan dilanjutkan ke Uni Emirat Arab dan Qatar. Trump juga dijadwalkan untuk bertemu Presiden Suriah yang baru untuk pertama kalinya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
