Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Mei 2025 | 20.04 WIB

Kunjungi Timur Tengah, Donald Trump Berhasil Tarik Investasi Senilai 600 Miliar Dollar dari Arab Saudi

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menyampaikan pidato dalam kunjungannya di Riyadh, Arab Saudi (Alex Brandon/AP Photo) - Image

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menyampaikan pidato dalam kunjungannya di Riyadh, Arab Saudi (Alex Brandon/AP Photo)

JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah memulai kunjungannya di negara-negara Timur Tengah selama tiga hari yang diawali dengan bertandang ke Riyadh, Arab Saudi pada Selasa (13/5) berhasil menyepakati komitmen investasi hingga 600 miliar dollar dari Arab Saudi. 

Dilansir dari The Guardian, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dalam pertemuannya dengan Trump berjanji bahwa investasi itu mencakup 20 miliar dollar untuk pusat data kecerdesan buatan, pembelian peralatan energi senilai 14,2 miliar dollar, dan hampir 5 miliar dollar untuk jet Boeing 737-8.

The Guardian juga melaporkan bahwa rincian komitmen investasi masih samar dan beberapa program telah dimulai di bawah pemerintahan Joe Biden, sehingga angka yang dikeluarkan totalnya bisa tidak mencapai 600 miliar dollar.

Meskipun demikian, dalam pernyataan di laman resmi White House, komitmen Arab Saudi untuk berinvestasi di Amerika Serikat ini Bertujuan untuk memperkuat keamanan energi, industri pertahanan, kepemimpinan teknologi, dan akses AS terhadap infrastruktur global dan sumber mineral penting.

Selain itu, hal ini juga merupakan upaya untuk membangun hubungan ekonomi kedua negara yang akan bertahan untuk beberapa generasi mendatang.

"Kesepakatan yang dirayakan hari ini adalah hal bersejarah dan transformatif bagi kedua negara dan mewakili era keemasan baru dalam kemitraan antara Amerika Serikat dan Arab Saudi," demikian bunyi pernyataan dalam White House. 

Presiden Trump juga menyepakati kemitraan teknologi dan perjanjian penjualan senjata senilai 142 miliar dollar untuk Arab Saudi yang disebut White House sebagai 'perjanjian pertahanan terbesar dalam sejarah.'

Kesepakatan ini bertujuan untuk menyediakan peralatan dan layanan perang canggih bagi Arab Saudi dalam meningkatkan kemajuan angkatan udara, pertahanan udara dan rudal, keamanan maritim dan pesisir, keamanan perbatasan dan modernisasi pasukan darat, hingga sistem informasi dan komunikasi.

Amerika Serikat juga sepakat untuk memberikan pelatihan dan dukungan ekstensif untuk membangun kapasitas angkatan bersenjata Arab Saudi, termasuk peningkatan akademi dan layanan medis militer. 

"Kesepakatan ini merupakan investasi signifikan dalam pertahanan dan keamanan regional Arab Saudi, yang dibangun di atas sistem dan pelatihan dari Amerika," tulis pernyataan dari laman resmi The White House. 

Setelah bertandang daru Arab Saudi, kunjungan Presiden Trump akan dilanjutkan ke Uni Emirat Arab dan Qatar. Trump juga dijadwalkan untuk bertemu Presiden Suriah yang baru untuk pertama kalinya.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore