Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Mei 2026 | 20.00 WIB

Donald Trump Janji Tinjau Serius Kasus Penembakan di Masjid Terbesar San Diego

Presiden AS Donald Trump. (AP). - Image

Presiden AS Donald Trump. (AP).

JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump angkat bicara terkait penembakan mematikan di Islamic Center of San Diego, California, yang menewaskan tiga orang pada Senin (18/5) waktu setempat.

Trump menyebut insiden tersebut sebagai situasi yang mengerikan dan memastikan pemerintah federal akan menaruh perhatian serius terhadap kasus itu.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat menghadiri acara mengenai keterjangkauan layanan kesehatan di Washington, D.C., beberapa jam setelah serangan terjadi.

"Ini situasi yang mengerikan. Saya telah diberi beberapa pembaruan awal, tetapi kami akan kembali dan melihatnya dengan sangat kuat," kata Trump dikutip via Fox 5.

Penembakan di masjid terbesar di San Diego itu kini diselidiki sebagai dugaan kejahatan bermotif kebencian atau hate crime.

Polisi setempat bekerja sama dengan FBI untuk mengungkap motif di balik aksi dua remaja bersenjata yang menyerang jamaah sebelum akhirnya ditemukan tewas.

Kepala Kepolisian San Diego Scott Wahl mengatakan petugas menerima laporan penembakan aktif sekitar pukul 11.40 siang di kawasan Clairemont.

Dalam konferensi pers, Wahl mengungkapkan tiga orang meninggal dunia dalam serangan tersebut. Dua pelaku yang diduga berusia 17 dan 19 tahun kemudian ditemukan tewas setelah kejadian.

Salah satu korban tewas diketahui merupakan petugas keamanan masjid yang disebut polisi berjasa mencegah korban lebih banyak.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore