
Paus terpilih, Leo XIV memberi salam pada ribuan umat Katolik di Lapangan Santo Petrus. (Vatican News)
JawaPos.com - Setelah wafatnya Paus Fransiskus, Vatikan mulai sibuk dengan agenda-agenda panjang yang harus dilewati demi kemaslahatan umat-Nya. Prosesi demi prosesi telah dilewati, mulai dari mengurus pemakaman Paus Fransiskus dengan khidmat dan sesempurna mungkin, sampai dimulainya proses konklaf.
Konklaf dilaksanakan mulai Rabu (7/5) tentunya dengan konsep tertutup dan sangat rahasia, sampai akhirnya mendapatkan sebuah nama yang ditandai asap putih pada Rabu (8/5) waktu setempat.
Dilansir dari laman National Catholic Reporter (9/5), umat Katolik sedunia kini menyambut berita gembira setelah terpilihnya Robert Francis Cardinal Prevost sebagai Paus Leo XIV.
Dalam deklarasi yang menggema dari loggia pusat Basilika Santo Petrus, Cardinal Protodeacon Dominique Mamberti mengumumkan kalimat sakti.
"Annuntio vobis gaudium, Habemus Papam! (Aku mengumumkan kepada kalian sebuah sukacita besar, kita punya seorang Paus)," tegasnya.
Lantas, setelah diumumkan, paus baru ini tampil di balkon Basilika Santo Petrus tepatnya pukul 19.15 Waktu Roma (8/5) diiringi sorak-sorai umatnya dan lambaian saputangan putih.
Kutipan pertamanya sebagai seorang paus sangat berkenan di ingatan dan hati para umatnya.
"Without fear, with God and among ourselves we go forward (Tanpa rasa takut, bersama Tuhan dan sesama, kita melangkah maju)," ujarnya.
Pemilihan paus baru ini bukan hanya membawa kebahagiaan bagi umat Katolik, tetapi juga membuka babak baru bagi Gereja Katolik yang dipimpin oleh seorang paus pertama yang berasal dari Amerika Utara.
Pemilihan Paus Leo XIV menjadi sorotan dunia, mengingat pengaruh besar dari pemimpin yang berasal dari luar Eropa ini.
Nama yang dipilihnya, Leo XIV, merujuk pada simbol kebijaksanaan dan kekuatan, menggugah kenangan akan Paus Leo yang legendaris.
Dengan demikian, nama Paus Leo XIV juga menjadi simbol harapan besar bagi Gereja Katolik yang menghadapi tantangan zaman modern.
Dilansir dari Vatican News (9/5), Paus Leo XIV dikenal sebagai paus pertama yang memilih nama 'Leo' dalam lebih dari seratus tahun, yang mengingatkan kita pada tradisi masa lalu gereja yang kuat.
Lantas, siapakah Paus Leo XIV? Berikut adalah profil paus baru.
Paus Leo XIV, lahir dengan nama Robert Francis Cardinal Prevost pada 14 September 1955 di Chicago, Illinois, merupakan seorang yang telah menempuh perjalanan panjang dalam pelayanan gereja.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
