Dolar AS yang mendominasi perdagangan internasional (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Menyusul gejolak perdagangan global dan hubungan negara yang kian erat dengan Eropa, Ukraina mulai mempertimbangkan kemungkinan mengganti mata uang yang selama ini dipakai, yaitu dolar AS, menjadi euro.
Dilansir dari laman Reuters pada Kamis (8/5), Gubernur Bank Sentral Ukraina, Andriy Pyshnyi, menjelaskan bahwa ada beberapa alasan penting yang membuat mereka berpikir untuk mengganti mata uang Ukraina.
Alasan-alasan itu antara lain adalah kemungkinan Ukraina masuk Uni Eropa, makin besarnya bantuan Uni Eropa untuk pertahanan Ukraina, dan ancaman perpecahan dalam perdagangan dunia. Faktor-faktor inilah yang membuat Bank Sentral Ukraina mempertimbangkan perubahan mata uang.
Menurut Pyshnyi, rencana pengalihan mata uang yang digunakan di Ukraina merupakan hal yang rumit dan tentunya memerlukan persiapan matang dan kualitas yang tinggi.
Baca Juga: Amerika Serikat dan Tiongkok Dijadwalkan Bertemu di Swiss, Bahas soal Tarif dan Perang Dagang
"Pekerjaan ini rumit dan memerlukan persiapan berkualitas tinggi dan serbaguna," ungkap Pyshnyi.
Dolar sendiri telah mendominasi perdagangan internasional dan telah menyumbang sebagian besar cadangan global. Negara-negara pelaku ekonomi utama, seperti Arab Saudi dan Hong Kong pun telah menjadikan Dolar sebagai patokan mata uang mereka.
Namun, di bawah kepemimpinan Donald Trump, Amerika Serikat melancarkan perang dagang dengan cara menerapkan tarif impor yang lebih tinggi terhadap produk-produk dari negara lain, termasuk China, Meksiko, dan Kanada.
Selain menaikkan tarif, Amerika juga melakukan pembatasan investasi, peningkatan birokrasi bea cukai, dan pembatasan ekspor ke negara lain. Langkah yang diambil Trump tersebut pun membuat para pengamat mempertanyakan mengenai peran dolar di masa depan sebagai uang cadangan global.
Perang dagang yang dilakukan oleh Trump juga melatarbelakangi berhentinya bantuan militer dari Amerika ke Ukraina dalam perang melawan Rusia. Hal itu membuat Ukraina semakin mempertimbangkan peralihan mata uang negaranya dari dolar ke euro.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
