Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Maret 2025 | 09.41 WIB

Survei: Mayoritas Publik Indonesia Dukung Palestina sebagai Negara Berdaulat

AKSI DAMAI: Sejumlah warga yang tergabung dalam aliansi bela Palestina saat mengikuti aksi damai terkait genjatan senjata yang terjadi diwilayah peperangan Palestina dengan Israel saat dijalan Gubernur Suryo Surabaya, Jawa Timur, Minggu (02/02/2025). (Dip - Image

AKSI DAMAI: Sejumlah warga yang tergabung dalam aliansi bela Palestina saat mengikuti aksi damai terkait genjatan senjata yang terjadi diwilayah peperangan Palestina dengan Israel saat dijalan Gubernur Suryo Surabaya, Jawa Timur, Minggu (02/02/2025). (Dip

JawaPos.com - Publik Indonesia memberi perhatian serius terhadap konflik Palestina-Israel. Apalagi konflik itu kembali memanas pasca gencatan senjata. Dari perhatian itu menyatakan bahwa Palestina berhak mendapat kedaulatan negara.

Peneliti senior Median Rico Marbun mengungkapkan, isu Palestina memiliki tempat tersendiri dalam kesadaran publik Indonesia. Alasannya ada kesamaan sejarah. Mulai dari sebagai bangsa yang pernah mengalami kolonialisme, kedekatan identitas, serta faktor kemanusiaan. Hal itu membuat masyarakat Indonesia merasa memiliki ikatan emosional dengan perjuangan rakyat Palestina.

"Hal ini diperkuat dengan kebijakan luar negeri Indonesia yang secara konsisten menegaskan dukungan terhadap Palestina, termasuk dalam berbagai pernyataan Presiden Prabowo Subianto dan jajaran Kementerian Luar Negeri yang menjadikan Palestina sebagai isu prioritas," kata Rico Marbun pada Rabu (26/3).

Keberpihakan publik Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina itu, terlihat dalam temuan survei Media Survei Nasional (Median) terhadap para pengguna media sosial.

Menurut Rico, dalam survei ini Median menanyakan kepada responden mengenai pandangan mereka terhadap solusi damai bagi konflik Palestina-Israel.

Dengan tiga opsi yang diajukan antara lain pertama, hanya Israel yang berhak mendirikan negara; kedua, hanya Palestina yang berhak mendirikan negara; dan ketiga, baik Israel maupun Palestina sama-sama berhak mendirikan negara dalam skema solusi dua negara.

"Hasil survei menunjukkan bahwa tidak ada satu pun responden yang menyatakan bahwa hanya Israel yang berhak memiliki negara. Sebaliknya, mayoritas atau 56,9 persen menyatakan bahwa hanya Palestina yang berhak mendirikan negara, sementara 40,5 persen mendukung solusi dua negara, di mana baik Palestina maupun Israel dapat berdiri sebagai negara berdaulat. Serta 2,6 persen tidak tahu," terangnya.

Rico menuturkan, temuan ini mengonfirmasi bahwa masyarakat Indonesia memiliki sikap yang jelas dalam mendukung Palestina.

"Lebih dari separuh responden menegaskan bahwa hanya Palestina yang berhak menjadi negara, sementara sisanya mendukung solusi kompromi berupa dua negara. Tidak ada dukungan sama sekali terhadap gagasan bahwa hanya Israel yang berhak atas kedaulatan," kata Rico Marbun," katanya.

Survei ini dilakukan pada pekan IV Februari-pekan I Maret 2025, dengan pendekatan non-probability sampling, menggunakan kuesioner berbasis Google Form yang disebarkan melalui media sosial. Kuesioner disebarkan secara proporsional terhadap populasi pengguna media sosial di 34 provinsi, dengan hasil akhirnya melibatkan 1.000 responden yang tersebar di 28 provinsi.

Menurut Rico, walaupun sampel survei ini adalah pengguna media sosial, hasil ini tidak dimaksudkan untuk menggambarkan persepsi populasi secara keseluruhan. Namun, survei ini tetap memberikan gambaran bagaimana opini publik di dunia maya, yang semakin aktif dalam diskursus politik dan sosial, cenderung berpihak kepada Palestina.

"Temuan ini sekaligus menunjukkan bahwa sikap politik luar negeri Indonesia yang pro-Palestina sejalan dengan aspirasi masyarakat, khususnya pengguna media sosial yang aktif mengikuti isu-isu internasional," pungkasnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore