Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 Mei 2018 | 17.02 WIB

Sering Dihina karena Muslim, Polisi Amerika Gugat Kantornya

Pelecehan terhadap polisi Muslim sering terjadi di AS - Image

Pelecehan terhadap polisi Muslim sering terjadi di AS

JawaPos.com - Seorang perwira polisi San Jose, California menggugat departemennya sendiri karena bertahun-tahun menjadi korban perundungan. Polisi bernama Nabil Haidar tersebut mengaku telah bertahun-tahun menjadi korban pelecehan Islamofobia. Ia sering dijuluki anggota ISIS, Taliban, dan Beirut Bomber oleh rekan-rekannya di kantor.


Seperti dilansir Sputnik pada Rabu (9/5), Haidar pindah dari Lebanon ke AS pada tahun 1988. Ia memperoleh gelar sarjana kriminologi pada 1996.


Setelah itu, dia diterima bekerja oleh Departemen Kepolisian San Jose. "Mereka mengejek saya dengan meniru suara ledakan ketika saya lewat, memperlakukan seolah-olah saya adalah seorang teroris."


Semuanya berawal usai serangan teroris 11 September oleh Al Qaeda di World Trade Center. Sejak insiden itu, dia dicecar pertanyaan seperti, 'Berapa banyak orang kafir yang kau rencanakan untuk dibunuh hari ini?'.


"Anda tidak meninggalkan bom di bawah mobil saya, kan?". Itu semua merupakan perundungan yang menyakitkan bagi Haidar.


Pada sebuah kesempatan, seorang petugas memperkenalkan Haidar kepada istrinya. Petugas tersebut mengatakan istrinya, "Ini Haidar. Dia adalah ISIS."


Pada pertemuan tahun 2017 pada Hari Veteran, ketika Kapten Polisi San Jose, Johnson Fong mengucapkan terima kasih kepada semua veteran yang hadir, Sersan Labarbera mengatakan dengan keras, "Anda lupa menyebutkan Nabil. Dia adalah seorang veteran ISIS. Dia bersama ISIS selama dua tahun,” ujar sersan tersebut.


Semua orang pun tertawa, namun tidak untuk Haidar yang merasa terhina dan terkejut. Menurut Haidar, perundungan itu mencapai puncaknya pada tahun 2017, ketika dia diminta untuk pindah dari patroli ke perekrutan. Hal itu berarti dia mengalami pemotongan gaji.


Kasus ini adalah yang kedua kalinya dalam dua bulan, departemen kepolisian di wilayah California telah dituduh melecehkan salah satu petugas muslimnya. Pada April, seorang petugas polisi di San Francisco keturunan Afghanistan juga melaporkan diskriminasi rasial dan agama.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore