Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 April 2023 | 23.58 WIB

3 WNI Ditangkap atas Dugaan Pembunuhan di Jepang, Kemlu RI: Tunggu Hasil Identifikasi Kepolisian Jepang

Tangkapan layar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha. - Image

Tangkapan layar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha.

JawaPos.com - Tiga warga negara Indonesia (WNI) ditangkap oleh polisi Jepang karena diduga melakukan pembunuhan dan pembuangan mayat pada 30 Desember 2021. Informasi tersebut diperoleh KBRI Tokyo dari Kantor Polisi Konosu, Prefektur Saitama, pada Selasa (18/4).

“Mayat korban, yang diduga berjenis kelamin laki-laki, dimasukkan ke dalam tas, dan dibuang di pinggir jalan Kota Tamura, Prefektur Fukushima,” kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha melalui pesan singkat, Rabu (19/4).

Judha menjelaskan bahwa KBRI Tokyo telah meminta akses kekonsuleran untuk menemui para WNI dan melakukan pendampingan hukum.

Kasus itu ramai dibicarakan di media sosial setelah diungkap oleh seorang WNI dengan akun Twitter @kevinpramudya.

Dalam cuitannya, akun @kevinpramudya mengatakan bawa WNI yang tinggal di Jepang dikejutkan dengan berita bahwa polisi Jepang baru saja menemukan mayat WNI di dalam sebuah koper di Prefektur Fukushima. Korban sudah hilang sejak Desember 2021 setelah makan bersama ketiga tersangka yang juga WNI sekaligus teman kerja. Selain itu disertakan pula berita berbahasa Jepang terkait peristiwa tersebut.

Cuitan akun @kevinpramudya terkait WNI yang melakukan dugaan pembunuhan di Jepang.

Merujuk pada pemberitaan dari stasiun televisi Jepang, akun @kevinpramudya menyebut bahwa korban berasal dari Pati, Jawa Tengah, yang dibunuh oleh seorang pelaku yang berasal dari Purwodadi.

Di Jepang, tiga terduga pelaku diketahui tinggal di kota yang sama dengan korban yaitu di Kota Konosu, Prefektur Saitama.

Korban dilaporkan hilang pada Desember 2021 setelah makan dan minum di sebuah apartemen bersama ketiga terduga pelaku. Keempatnya diketahui bekerja di perusahaan yang sama. Diduga jenazah korban telah disembunyikan sejak 2021, tetapi baru dibuang pada Maret lalu.

Terkait laporan tersebut, Judha membenarkan adanya dugaan bahwa korban pembunuhan adalah WNI. “KBRI Tokyo pernah mencatat adanya WNI yang dilaporkan hilang. Data WNI tersebut telah disampaikan kepada pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Judha.

“Kita tunggu hasil identifikasi yang sedang dilakukan kepolisian Jepang,” pungkas Judha.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore