
ilustrasi Gaza porak poranda. (Anadolu/Antara)
JawaPos.com–Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Senin (21/10) mengecam keras pembunuhan massal warga sipil di Gaza Utara di tengah serangan mematikan Israel di wilayah Palestina.
”Sekretaris Jenderal dengan tegas mengutuk serangan berlanjut dan makin bertambahnya korban jiwa di Gaza, termasuk serangan udara Israel di Beit Lahia, yang menewaskan puluhan warga Palestina, di antaranya banyak wanita dan anak-anak,” kata juru bicara PBB Farhan Haq dalam konferensi pers seperti dilansir dari Antara.
Menyerukan perlindungan dan penghormatan kepada warga sipil, Haq menyatakan bahwa Sekjen PBB sangat prihatin dengan situasi warga sipil yang semakin memburuk di Gaza Utara, termasuk perpindahan massal dan kurangnya kebutuhan pokok untuk bertahan hidup.
”Sekretaris Jenderal menyerukan akses yang segera dan tidak terhalang bagi tim kemanusiaan dan penyelamat untuk menyelamatkan warga Gaza utara,” ujar Haq.
Serangan Israel baru-baru ini terhadap rumah sakit di Gaza Utara memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah sangat parah dan membahayakan nyawa puluhan ribu orang. Menekankan pentingnya perawatan medis dan pasokan penting, Haq mengatakan bahwa pelanggaran hukum kemanusiaan internasional di Gaza oleh semua pihak dalam konflik ini tidak dapat diterima, dan pertanggungjawaban atas kejahatan internasional yang dilakukan oleh pihak mana pun adalah hal yang penting.
Haq juga kembali menegaskan seruan Guterres untuk gencatan senjata segera dan pembebasan sandera di Gaza.
Pada Sabtu (19/10) lalu, serangan udara Israel menargetkan Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza Utara, menewaskan setidaknya 87 orang dan melukai puluhan lainnya, termasuk anak-anak. Serangan Israel juga menghancurkan satu blok perumahan di Beit Lahia, Gaza Utara, menurut saksi mata.
Tentara Israel terus melakukan serangan besar-besaran di Gaza Utara di tengah pengepungan yang mencekik wilayah tersebut. Serangan ini merupakan episode terbaru dalam kampanye brutal Israel yang telah menewaskan lebih dari 42.600 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, serta melukai 99.800 lainnya sejak tahun lalu setelah serangan Hamas.
Perang Israel telah membuat hampir seluruh penduduk Gaza telantar, memperburuk kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan karena blokade yang terus berlangsung. Israel menghadapi kasus genosida di Pengadilan Internasional atas tindakannya di Gaza.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
