
Ilustrasi Alquran. (Istimewa)
JawaPos.com–Ramus Paludan, pemimpin partai politik di Denmark Stram Kurs diadili di Swedia terkait dengan pembakaran Al-Qur’an. Dilansir dari theguardian.com, Paludan menolak menghadiri pengadilan distrik Malmo saat persidangan pada Senin (14/10).
Dia beralasan takut nyawanya terancam bila mendatangi kota di selatan Swedia itu. Sebagai gantinya, dia muncul melalui tautan video dari lokasi yang dirahasiakan di Swedia.
Paludan didakwa dengan dua tuduhan yakni penghasutan terhadap kelompok etnis dan satu tuduhan penghinaan terkait pertemuan yang diadakan di Swedia pada 2022. Paludan mengadakan pertemuan publik yang diikuti kerusuhan di kota-kota Swedia termasuk Malmö, Landskrona, Linköping, dan Örebro, pada akhir pekan Paskah.
Dalam pertemuan itu, dia membuat beberapa pernyataan yang menurut jaksa merupakan hasutan pada suatu kelompok etnis. Selain itu, pada September 2022, Paludan dituduh melakukan serangan verbal rasial terhadap orang Arab dan Afrika dan terancam dihukum dengan denda atau penjara hingga 6 bulan.
Paludan membantah semua tuduhan tersebut. Dalam video jarak jauh dia menyatakan sebagai seorang kritikus Islam dan mengkritik Islam bukan muslim.
”Saya ingin mengkritik ide, bukan orang,” ucap Paludan.
Pada musim panas 2023, terdapat serangkaian protes pembakaran Al-Qur’an di Swedia. Termasuk di area luar gedung parlemen yang memicu perdebatan domestik mengenai undang-undang kebebasan berekspresi yang sangat liberal di negara tersebut. Aksi protes tersebut menyebabkan pertikaian diplomatik antara Swedia dan negara-negara muslim.
Vilhelm Persson, profesor hukum di Universitas Lund mengatakan, persidangan Paludan merupakan kasus pertama yang diadili terkait pembakaran Al-Qur’an. Kasus tersebut disidangkan di pengadilan distrik berarti memiliki batasan.
”Agar dapat menjadi preseden hukum, persidangan tersebut harus disidangkan di Mahkamah Agung Swedia,” papar Vilhelm Persson.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
