Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 31 Juli 2024 | 01.50 WIB

Virus Oropouche Mulai Menyerang Masyarakat Brasil dan Kuba, Gejalanya Mirip Seperti Demam Berdarah

Ilustrasi nyamuk penyebab penyakit malaria. - Image

Ilustrasi nyamuk penyebab penyakit malaria.

JawaPos.com - Kementerian Kesehatan Brasil mencatatkan kematian pertama warganya akibat virus Oropouche. Dilansir Hindustan Times, Selasa (30/7) dua wanita berusia 30 tahun asal Bahia dinyatakan meninggal pada hari Kamis.

Terkena gigitan nyamuk menjadi salah satu penyebab dari virus ini. “Sangat penting untuk mengetahui bahwa virus ini tidak ditularkan secara langsung dari manusia ke manusia,” ujar Concetta Castilletti seorang peneliti penyakit menular asal Italia saat diwawancarai oleh AFP.

Hal tersebut menandakan bahwa, seorang turis yang negaranya terdampak virus Oropouche tidak akan menularkannya ke tempat baru.

Namun, Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) sedang melakukan penyelidikan pada wanita hamil yang bisa menularkannya ke anak mereka yang belum lahir.

Beberapa wilayah di Amerika Selatan, Amerika Tengah, dan Karibia dilaporkan terkena dampak virus ini.

PAHO telah mencatat lebih dari 7.700 kasus virus Oropouche di lima negara seperti Brasil, Bolivia, Peru, Kuba, dan Kolombia.

Selain itu, Kementerian Kesehatan Brasil menyatakan telah terjadi 7.236 kasus di tahun ini.

Pada Senin (27/5), Kementerian Kesehatan Masyarakat Kuba telah melaporkan 74 kasus akibat virus Oropouche.

Dilansir laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada dua wilayah yang menjadi tempat penyebaran dari virus tersebut yaitu Provinsi Santiago de Cuba dan Provinsi Cienfuegos.

Gejala dari virus Oropouche di Kuba sudah mulai terlihat sejak tanggal 2 hingga 23 Mei dan puncaknya terjadi pada minggu ke-21 atau tanggal 24 Mei.

Dari 74 kasus, 36 diantaranya adalah laki-laki dan 38 perempuan. Rata-rata usia yang terkena virus adalah umur 15 hingga 19 tahun dengan 12 kasus.

Berdasarkan kasus, tanda-tanda pemulihan mulai terjadi antara hari ketiga dan keempat setelah timbulnya gejala. Hingga Rabu (5/6), kasus virus Oropouche tidak dilaporkan kembali.

Apa itu virus Oropouche?

Penyakit virus Oropouche merupakan penyakit arbovirus yang disebabkan oleh virus Oropouche (OROV).

Pertama kali ditemukan di Amerika Tengah, Selatan, dan Karibia, OROV ditularkan lewat gigitan nyamuk Culicoides paraensis atau nyamuk Culex quinquefasciatus yang berada di hutan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore