Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Juli 2024 | 18.28 WIB

Politikus Demokrat Buat Iklan Televisi Minta Biden Mundur dari Pilpres

Pabrik Ultium Cells di negara bagian Ohio, Amerika Serikat / Presiden Amerika Serikat Joe Biden berbicara saat ia bergabung dengan para pekerja United Auto Workers yang sedang mogok kerja.

JawaPos.com - Sekelompok legislator Partai Demokrat telah meluncurkan iklan televisi yang mendesak Presiden AS Joe Biden untuk mundur dari pemilihan presiden, lapor CNN pada Jumat (19/7), dikutip dari ANTARA.

Iklan tersebut diluncurkan di tengah meningkatnya seruan agar dia memberi jalan bagi calon lain yang lebih menjanjikan untuk melawan Donald Trump.

Iklan yang diluncurkan oleh Pass The Torch, sebuah komite aksi politik super (PAC) yang baru dibentuk, dengan menampilkan beberapa orang berbicara di depan kamera dan meminta Biden memberi ruang bagi calon "yang dapat membawa energi baru" ke partai sambil mengucapkan terima kasih kepada Biden karena telah mengalahkan Trump pada tahun 2020, menurut laporan itu.

Baca Juga: Presiden Meksiko Bersurat ke Trump untuk Desak Perbatasan Dibuka

"Presiden Biden, Anda menyelamatkan demokrasi pada tahun 2020. Sekarang Anda memiliki kesempatan untuk melakukannya lagi. Saatnya untuk menyerahkan obor dan mari kita memilih calon baru," kata laporan tersebut sambil mengutip iklan yang dimaksud.

"Seseorang yang dapat membawa energi baru, harapan baru, dan memastikan Donald Trump tidak pernah lagi mendekati Gedung Putih. Masa depan negara kami ada di tangan Anda. Jadi tolong, jadilah pemimpin yang kami kenal," lanjut iklan tersebut, dikutip dalam pemberitaan.

Baca Juga: Sering Jadikan Pratama Arhan Model Iklan, Instagram Suwon FC Digeruduk Netizen Indonesia

Iklan televisi itu disebut akan ditayangkan di saluran MSNBC selama acara "Morning Joe" dan pada waktu siang hari jaringan tersebut akan menayangkan di kawasan penyiaran Washington D.C., serta di Kota Rehoboth Beach, Delaware, ungkap laporan itu.

Komentator Newsmax Mark Halperin mengatakan pada Kamis (18/7) bahwa Biden telah setuju untuk menarik pencalonannya, yang mungkin terjadi paling cepat akhir pekan ini, dengan Minggu (21/7) menjadi hari yang paling mungkin.

Halperin menambahkan bahwa sudah ada pidato yang disiapkan untuk itu dan Biden disebut tetap akan melanjutkan tugasnya sebagai presiden yang sedang menjabat.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore