Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Juni 2024 | 20.58 WIB

Indonesian Day 2024: Memperkuat Minat Pelajar Australia dalam Belajar Bahasa Indonesia

Indonesian day yang diadakan di KJRI Sydney

JawaPos.com – Sekitar 50 pelajar dari berbagai sekolah di New South Wales (NSW), Australia, termasuk Burwood Girls High School, St. Mary Star of the Sea College, Macarthur Anglican School, dan NSW School of Languages, berkumpul untuk merayakan Indonesian Day. Acara ini diadakan di NSW School of Languages, Petersham, dan bertujuan untuk memperdalam pemahaman dan minat pelajar dalam mempelajari bahasa Indonesia.

Kegiatan ini menampilkan berbagai sesi pembelajaran seperti tips memperbarui paragraf, keterampilan membaca dan mendengarkan, serta penggunaan kamus. Selain itu, para pelajar juga mendengarkan pengalaman berharga dari alumni yang telah mengambil Extension Course Bahasa Indonesia.

Alexandra Lyons, seorang alumni dari Macarthur Anglican School, menekankan pentingnya acara ini. "Indonesia dan Australia adalah partner yang dekat. Kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pelajar tentang manfaat mempelajari bahasa Indonesia pada tingkat Extension Course," ujarnya, Senin (3/7).

Indonesian Day mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Dubes RI untuk Australia, Dr. Siswo Pramono; Konsul Jenderal RI Sydney, Vedi Kurnia Buana; dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Canberra, Prof. Mukhamad Najib. Di hadapan perwakilan dari NSW Department of Education, Investment of NSW, dan Australia National University, Dr. Siswo menyampaikan sejarah panjang hubungan Indonesia dan Australia yang telah terjalin lebih dari 350 tahun.

"Lebih dari 350 tahun yang lalu, telah terjadi ikatan sosial ekonomi antara nelayan Makassar dan Bugis dari Indonesia dengan penduduk asli di bagian utara Australia. Ikatan tersebut dimulai dari perdagangan teripang dan meluas hingga pertukaran bahasa dan budaya," jelas Dubes Siswo.

Tahun ini, Indonesia dan Australia merayakan 75 tahun hubungan diplomatik, dengan salah satu fondasi kuatnya adalah Perjanjian Budaya yang disepakati pada tahun 1968. Perjanjian ini mempromosikan pengajaran bahasa Indonesia di Australia dan bahasa Inggris di Indonesia.

Dr. Siswo juga menekankan pentingnya pembelajaran bahasa sebagai jembatan untuk memahami budaya dan cara hidup suatu negara. "Bahasa adalah gerbang untuk memahami budaya dan cara hidup seseorang," tegasnya. Beliau mendorong generasi milenial dan generasi Z untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan melalui dialog inklusif dan pendekatan berbagi.

Selain pembelajaran bahasa, para pelajar juga mencoba memainkan angklung yang diajarkan oleh staf KJRI Sydney serta menikmati permainan tradisional Indonesia seperti memindahkan kelereng dengan sendok dan lomba makan kerupuk. Tidak ketinggalan, mereka juga menikmati hidangan khas Nusantara seperti rendang dan ayam bumbu Padang.

Indonesian Day 2024 merupakan hasil kerja sama antara Australia Indonesia Business Council (AIBC), Australia Indonesia Youth Association (AIYA), NSW School of Languages, KBRI Canberra, dan KJRI Sydney. Acara ini bertujuan untuk mempertahankan minat siswa dalam mempelajari bahasa Indonesia dan meningkatkan jumlah lulusan yang melek Indonesia di dunia kerja.

Dengan kesuksesan acara ini, Indonesian Day di NSW School of Languages menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Australia melalui pendidikan dan kebudayaan, sekaligus meningkatkan minat generasi muda dalam mempelajari bahasa dan budaya Indonesia.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore