
Petugas kepolisian membersihkan lokasi kejadian penikaman seorang YouTuber. (News1)
JawaPos.com - Seorang YouTuber tewas di depan pengadilan di Busan, Korea Selatan setelah ditikam oleh sesama YouTuber saat melakukan siaran langsung pada Kamis pagi (9/5).
Tersangka kemudian ditangkap oleh polisi di Gyeongju, Gyeongsang Utara, pada pukul 11.35 pagi waktu setempat, satu jam dan 40 menit setelah penyerangan.
Menurut Badan Kepolisian Metropolitan Busan, polisi menerima laporan bahwa seorang pria berusia sekitar 40 tahun ditikam.
Korban ditikam di depan Pengadilan Distrik Busan di Distrik Yeonje, Tenggara Busan, pada pukul 9.52 pagi hari Kamis waktu setempat. Setelah melakukan aksinya, penyerang segera melarikan diri dari tempat kejadian.
Korban, yang berusia sekitar 50 tahun tersebut, ditemukan dalam kondisi serangan jantung dan segera dipindahkan ke rumah sakit terdekat, dimana ia dinyatakan meninggal dunia.
Polisi mengatakan, bahwa penyerang dengan cepat melarikan diri dari tempat kejadian dengan sebuah mobil.
Menurut laporan media, keduanya saling mengenal karena mereka berdua adalah YouTuber yang mengunggah video tentang kesehariannya.
Keduanya dilaporkan terlibat dalam perselisihan hukum setelah saling menghina, dan menyerang satu sama lain selama tiga tahun terakhir.
Sidang terkait penyerangan yang melibatkan para YouTuber, rencananya akan digelar di pengadilan sekitar pukul 11.00 pagi, menyusul banyaknya pengaduan yang masuk sejak bulan Juli 2023.
Tepat sebelum serangan, mendiang YouTuber tersebut melakukan siaran langsung untuk menghadiri sidang sebagai korban.
Selama siaran langsung, korban mengatakan bahwa dia berencana untuk mengajukan banding ke pengadilan terkait ganti rugi.
Serta mengajukan petisi kepada majelis hakim, untuk menjatuhkan hukuman yang berat kepada pelaku.
Seperti yang dikutip dari Korea Joongang Daily, tersangka yang menyaksikan hal tersebut langsung menikam korban di seberang gedung pengadilan.
Polisi menambahkan, bahwa mereka percaya bahwa kejahatan tersebut telah direncanakan. Menurut polisi, tersangka menyewa mobil tersebut sebelumnya.
Polisi juga menemukan, bahwa dia membeli senjata tajam sepanjang 30 hingga 35 sentimeter di sebuah supermarket di Busan sehari sebelumnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
