Hamas mendukung serangan Iran terhadap Israel./ Aljazeera.com
JawaPos.com – Kelompok Hamas Palestina menyatakan sikap mendukung penuh atas tindakan peluncuran rudal dan drone yang dilancarkan Iran kepada Israel pada Sabtu (13/4) lalu waktu setempat.
Dikutip dari aljazeera.com pada Senin (15/4), Kelompok Hamas Palestina menyebut bahwa serangan yang dilakukan Iran merupakan 'hak alami' dari suatu negara untuk membela dirinya atas kejahatan yang dilakukan oleh Zionis Israel.
Selain itu, serangan Iran pada Israel diduga sebagai respon pembalasan atas serangan yang dilancarkan oleh Israel terhadap kompleks kedutaan Iran di Suriah, Damaskus.
“Operasi militer yang dilakukan Iran terhadap entitas Zionis adalah hak alami dan merupakan respons terhadap kejahatan yang menargetkan konsulat di Damaskus,” ungkap Hamas dalam pernyataannya.
Tidak hanya Hamas, beberapa warga Palestina juga menyambut baik serangan Iran terhadap Israel.
Salah satunya yakni Abu Abdallah (32) warga Palestina yang menyaksikan serangan yang dilakukan Iran terhadap Israel, sebagaimana yang dilansir dari theguardian.com pada Senin (15/4).
“Untuk pertama kalinya, kami melihat beberapa roket tidak mendarat di wilayah kami. Roket-roket ini mengarah ke wilayah Palestina yang diduduki,” ungkap Abu Abdallah.
Melalui serangan tersebut, ia berharap bahwa langkah tersebut dapat menjadi titik terang atas konflik yang terjadi di Palestina.
“Kami berharap jika Iran atau negara lain ikut berperang, solusi untuk Gaza mungkin akan lebih dekat dari sebelumnya. Amerika mungkin harus menyelesaikan masalah di Gaza untuk mengakhiri akar masalahnya,” tutur Abu Abdallah.
Sebagai informasi yang dikutip dari aljazeera.com pada Senin (15/4), serangan yang dilakukan Iran terhadap Israel terdiri dari lebih dari 300 rudal jelajah, rudal balistik, dan drone.
Namun, menurut pihak Israel menyebut bahwa kurang lebih 99 persen proyektil tersebut berhasil dicegat dengan bantuan dari Prancis, Inggris, dan Amerika Serikat.
Sedangkan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran menyebutkan bahwa peluncuran rudal dan drone terhadap Israel di bawah Operation True Promise tersebut merupakan hukuman atas “kejahatan Zionis” yang menargetkan kedutaan Iran di Suriah pada 1 April 2024.
Terdapat 13 orang yang tewas, termasuk dua jenderal senior di Pasukan Elit Quds IRGC pada serangan Israel di Damaskus tersebut.
Namun, Israel menyangkal atau tidak membenarkan untuk bertanggung jawab atas serangan pada Kedutaan Iran di Suriah, Damaskus tersebut.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
