Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Juli 2018 | 00.28 WIB

65 Tahun Persahabatan, Sri Lanka Hadiahi Pohon Spesial ke Indonesia

Pohon Na Tree ditanam di Kebun Raya Bogor - Image

Pohon Na Tree ditanam di Kebun Raya Bogor

JawaPos.com - Dalam rangka memperingati 65 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Sri Lanka, kedua negara melakukan penanaman Pohon Nasional Sri Lanka, 'Na Tree' atau dikenal dengan nama pohon nagasari di Indonesia. Penanaman pohon yang diberikan oleh Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia Dharshana M. Perera ini dilakukan di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat pada Senin, 2 Juli 2018.


'Na Tree' didatangkan langsung dari Kebun Raya Peradeniya atau Royal Botanic Gardens Peradeniya di Sri Lanka. Itu merupakan kebun raya pertama di Sri Lanka.


Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) Kebun Raya LIPI (Kebun Raya Bogor) Didik Widyatmoko mengapresiasi penanaman pohon tersebut. “Apalagi pohon ini didatangkan dari salah satu kebun raya bersejarah di Asia, di mana usia Kebun Raya Peradeniya dengan Kebun Raya Bogor hanya terpaut empat tahun saja, sudah seakan-akan bersaudara."


Indonesia, ujar Didik, berharap dengan penanaman Pohon Nasional Sri Lanka dapat lebih mempererat lagi hubungan kedua kebun raya sekaligus dua negara.


Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia Dharshana M. Perera menyatakan, filosofi kuno antara Indonesia dan Sri Lanka menunjukkan kedua negara ini memiliki nilai yang tinggi terhadap konservasi dan perlindungan lingkungan. Hal ini menunjukkan tanda sebuah bangsa yang besar.


“Semangat pemberian pohon ini dan penerimaan dari Kebun Raya Bogor menunjukkan dukungan terhadap filosofi tersebut menjadi lebih kuat lagi,” ujarnya.


Dharshana berharap 'Na Tree' menyimbolisasikan hubungan baik dan persahabatan jangka panjang antara masyarakat Indonesia dan Sri Lanka. Selain itu juga memperluas dan memperdalam hubungan antara Kebun Raya Peradeniya dan Kebun Raya Bogor.


“Bibit 'Na Tree' sendiri sengaja disiapkan khusus untuk acara kali ini oleh Kebun Raya Peradeniya. Kebun raya tersebut sudah berdiri sejak ratusan tahun dan dikembangkan oleh pemerintahan Inggris yang dilanjutkan oleh pemerintahan Sri Lanka,” terang Dharsana.


Sementara terkait hubungan bilateral antara Indonesia dan Sri Lanka, Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI Enny Sudarmonowati mengingatkan keinginan Presiden RI Joko Widodo untuk meningkatkan kerja sama kedua negara.


“Kunjungan bilateral Presiden Joko Widodo ke Kolombo, Sri Lanka pada Januari 2018 lalu membawa pesan agar kedua negara membangun kesepakatan kerja sama dalam berbagai bidang, seperti ekonomi dan perdagangan, pendidikan, dan penanganan bencana. Tak hanya itu, kerja sama kedua negara ini juga bisa dalam bidang perkebunrayaan,” jelasnya.


'Na Tree' memiliki nilai spesial bagi masyarakat Sri Lanka. Hal itu erat hubungannya dengan masyarakat Sri Langka pada beberapa abad sebelumnya yang banyak memanfaatkannya sebagai tanaman obat kuno Aryuveda, kayu bangunan pada kuil kuno dan jembatan.


Bunganya menjadi salah satu bagian dari sesembahan pada ritual religi dan menghiasi taman nasional dengan keindahan pohon dan bunganya. Pohon ini menjadi tanaman langka di Sri Lanka dan dinyatakan sebagai Pohon Nasional Sri Lanka pada tahun 1986. Di Indonesia sendiri, khususnya di Jawa, pohon ini banyak manfaatnya baik kayunya maupun buah dan bunganya.

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore