
Photo
JawaPos.com - Penyakit cacar monyet yang meluas membuat populasi khawatir akan berubah menjadi pandemi seperti Covid-19. Terkait hal itu, ahli penyakit menular di Amerika Serikat menegaskan tingkat keparahan antara Covid-19 dan cacar monyet berbeda, maka tak perlu khawatir berlebihan tetapi tetap waspada.
Kepala Penyakit Menular di Universitas Maryland Faheem Younos, mengatakan dalam kicauannya bahwa cacar monyet tidak akan berubah menjadi pandemi seperti Covid-19. Sebab cacar monyet bukan virus yang mematikan.
"Strainnya tidak mematikan, virus tidak menyebar di udara, wabah tidak global, wabah menyerang LSL (pria sesama jenis), penyakit ada pengobatan dan vaksinnya, dan tidak (sama dengan Covid-19)," tegasnya.
Dia juga mengatakan tak perlu adanya penguncian karena meningkatnya kasus cacar monyet. Ia juga mengibaratkan Covid-19 dan cacar monyet seperti ular dan kutu busuk.
"Kalau Covid-19 itu seperti digigit ular, cacar monyet itu seperti kutu busuk. Penting dan memprihatinkan, tapi tidak sama. Jangan terlalu ketakutan," ungkapnya.
Ia juga menyebutkan virus cacar monyet tidak akan menjadi pandemi seperti Covid-19. Dalam sebuah tweet, dia mengatakan bahwa virus cacar monyet bukan Novel CoronaVirus.
"Biasanya tidak mematikan, kurang menular daripada Covid-19. Telah ada selama lima dekade, dan dicegah dengan vaksin cacar," tambahnya.
Dia juga mengatakan bahwa cacar monyet lebih sulit menular. Penularan memerlukan kontak kulit yang dekat dengan lesi atau luka dan cairan.
"Permukaan dan tempat tidur yang kotor juga berisiko. Jarang tetesan pernapasan (droplet) dapat menulari," katanya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
