Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 Januari 2024, 21.49 WIB

Kapal Rumah Sakit Belum Bisa Masuk Gaza, Prabowo Sebut Mesir Tak Mau Rakyat Gaza Terusir

Menhan Prabowo Subianto memberangkatkan Kapal Rumah Sakit KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat ke Gaza. (Sabik Aji/JawaPos.com) - Image

Menhan Prabowo Subianto memberangkatkan Kapal Rumah Sakit KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat ke Gaza. (Sabik Aji/JawaPos.com)

 
 
 
JawaPos.com - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) belum juga mendapat izin dari pemerintah Mesir untuk mengirim kapal rumah sakit ke jalur Gaza, Palestina. Situasi perang menjadi salah satu penyebab, kapal belum bisa masuk.
 
"Kita harus ngerti di situ sedang berkecamuk perang besar, ribuan orang mati, ratusan ribu rumah hilang, jadi kita harus paham tekanan yang dialami oleh pemerintah di situ," kata Prabowo di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Kamis (18/1).
 
Pemerintah Mesir tentunya memiliki banyak pertimbangan belum mengizinkan kapal rumah sakit dari Indonesia masuk. Sehingga, pemerintah Indonesia masih perlu melakukan koordinasi dengan semua pihak.
 
"Mereka khawatir bahwa nanti rakyat Gaza akan diusir dari kampung halamannya mereka, nyeberang ke Mesir dan akhirnya penduduk Palestina diusir lagi, jadi itu kekhawatiran mereka," jelas Prabowo.
 
"Mereka khawatir kapal mereka bisa jadi tempat pelarian pengungsi, sekarang kita negosiasi kirim rumah sakit lapangan tentu ini harus juga negosiasi sama semua pihak di situ," pungkasnya.
 
Sebelumnya, Prabowo Subianto memberangkatkan Kapal Rumah Sakit KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat ke Gaza, Palestina. Kapal ini membawa bantuan kemanusian untuk warga Palestina yang tengah dilanda perang.
 
"Baru saja kita saksikan bersama pelepasan KRI dr Radjiman yang akan melaksanakan tugas kemanusiaan membawa bantuan kita lagi ke Gaza," kata Prabowo di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Kamis (18/1).
 
Prabowo mengatakan, KRI ini hanya akan membawa bantuan logistik. Kapal belum bisa bersandar lama untuk membantu pemberian bantuan kesehatan seperti yang direncanakan karena belum mendapat izin dari Mesir.
 
"Karena pertimbangan beberapa hal kemungkinan mereka kembali setelah antar bantuan," imbuhnya.
 
 
KRI Radjiman akan membawa bantuan sebanyak 80 truk. Di antaranya terdiri atas pampers (532 karung), pakaian anak-anak (600 karung), pakaian dewasa (700 karung dan 500 boks), susu (800 kardus), biskuit (650 dus), air mineral galon (1.254 galon), air mineral kardus (1.700 kardus), obat-obatan (460 kardus), selimut (450 karung), jaket (450 karung), dan mie instan (470 kardus). Jumlahnya jika dikelompokkan sesuai wadahnya, ada 4.080 kardus, 2.732 karung, 500 boks, dan 1.254 galon.
 
Bantuan ini dikumpulkan TNI AL sejak awal November 2023 lalu. Pemberian bantuan tersebut terpusat di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Jakarta, dan Komando Armada (Koarmada) II Surabaya.
 
Bantuan ini nantinya akan diberangkatkan menuju Pelabuhan Al Arish di Mesir. Selanjutnya disalurkan ke korban konflik Gaza oleh otoritas yang berwenang seperti halnya Egypt Red Crescent (Bulan Sabit Merah Mesir).
 
Pelayaran ini nantinya akan menempuh rute Jakarta - Belawan - Al Arish - Jeddah - Batam dan kembali lagi ke Jakarta. Total waktu dari pelayaran ini hingga kembali ke tanah air ditargetkan akan mencapai waktu sekitar 52 hari perjalanan.
 
 
Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore